Persib Bandung

Persib Vs Arema, Misi Perdamaian yang Dibalut Gengsi Tinggi

Beberapa tahun terakhir ini, rivalitas antara Malang dan Bandung memang lebih mengarah pada rivalitas suporternya, Aremania dan Bobotoh-Viking.

Penulis: Yudha Maulana | Editor: Yudha Maulana
Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Arema FC membuat keputusan besar jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2018.

Tim asuhan Joko Susilo itu menentukan sikap dengan memenuhi undangan dari tim rivalnya, Persib Bandung.

Tak bisa dipungkiri, rival Persib selain Persija Jakarta adalah Arema FC. Rencananya laga persahabatan itu akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Maret 2018.

Laga melawan Arema FC akan menjadi puncak perayaan ulang tahun tim berjuluk Maung Bandung tersebut yang jatuh pada 14 Maret nanti.

Baca: Warga Indramayu dan Kuningan, Cek Lokasi Samsat Gendong dan Samsat Keliling di Sini

Baca: Pahlawan Insiden Tank Tenggelam, Begini Istimewanya Pratu Randi, Banyak Teriakan & Tangisan

Bagi Arema FC, laga itu akan digunakan untuk mengasah mental tanding pemain pada pertandingan tandang.

Begitu pun bagi Persib yang tengah mematangkan permainan timnya jelang Liga 1 2018.

Persib Bandung vs Arema FC
Persib Bandung vs Arema FC (dok Liga Indonesia Baru)

Dikutip dari Wearemania.net, Joko Susilo mengungkapkan timnya ke Bandung bukan cuma sekadar melawan Persib Bandung di laga uji coba terakhir sebelum Liga 1 2018 bergulir.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu pun mengusung misi perdamaian ke Tanah Pasundan. Kendati begitu, laga ini tetap sarat gengsi mengingat laga persahabatan ini akan menarik animo dari kedua suporter.

Beberapa tahun terakhir ini, rivalitas antara Malang dan Bandung memang lebih mengarah pada rivalitas suporternya, Aremania dan Bobotoh-Viking.

Baca: Bak Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan Persib Bandung untuk 3 Pemain Lokal, Darurat!

Baca: Pjs Wali Kota Bandung Akan Datangi Kantor DPRD, Ada Apa Gerangan?

Meski tahu banyak faktor yang mempengaruhi, pelatih yang akrab disapa Gethuk itu lebih setuju jika rivalitas yang berujung pecahnya kericuhan antara suporter sebaiknya tidak dipelihara.

"Kami memang ingin membawa misi rivalitas yang cuma selama 90 menit di lapangan, di luar itu kita semua satu Indonesia, ini kan yang didengungkan Arema, kita hembuskan perdamaian dari bumi Malang," kata Gethuk.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved