Banjir Sebabkan Macet Parah di Soekarno Hatta, Penumpang Angkot Pilih Jalan Kaki

Dampak kemacetan, banyak warga yang menumpang angkutan umum berjalan kaki menyusuri trotoar.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sejumlah warga melewati genangan air di traffic light Gede Bage Kota Bandung, Kamis (8/3) malam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kemacetan panjang terjadi sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung arah Cibiru, dampak banjir luapan aliran air di sekitar traffic light Gedebage, Kota Bandung, Kamis (8/3/2018).

Pantauan Tribun Jabar, ekor kemacetan di kawasan itu mendekati kawasan Samsat, Kiaracondong.

Hujan deras mengguyur kawasan itu sejak pukul 16.00. Di traffic light Gedebage, banjir menggenang empat arah. Tinggi air mencapai 50 cm lebih atau setinggi betis orang dewasa.

Dampak kemacetan, banyak warga yang menumpang angkutan umum berjalan kaki menyusuri trotoar.

Baca: Legenda Persib Hadiri Acara Bobotoh Peduli Anak Yatim, Max: Bobotoh Terbaik

Tidak hanya itu, di kawasan Gedebage, ratusan sepeda motor menaikan kendaraanya hingga ke atas pembatas jalan untuk menghindari genangan air.

Angkot terjebak banjir di depan SPBU Gede Bage, Jalan Soekarno-Hat?ta Bandung, Kamis (8/3)
Angkot terjebak banjir di depan SPBU Gede Bage, Jalan Soekarno-Hat?ta Bandung, Kamis (8/3) (mega nugraha/tribun jabar)

Ratusan sepeda motor juga mati setelah knalpot dimasuki air dan busi terendam.

Tidak hanya itu, puluhan warga juga berjalan kaki menerjang banjir di sekitar Gedebage. Kendaraan roda empat juga mesinnya mati setelah melewati genangan air.

"Macet parah pisan, saya jalan kaki saja tadi naik angkot dari Samsat, langsung macet. Lama, saya jalan kaki dari sana sampai ke sini (RS Al Islam)," ujar Lindawati (30), ditemui di Jembatan Cidurian Soekarno-Hatta.

Baca: Jalan Bojongsoang - Dayeuhkolot Sering Banjir, Warga Minta Ketinggian Jalan Ditambah

Fenomena warga berjalan kaki menghindar kemacetan juga terjadi di Gedebage. Beberapa diantaranya sejumlah warga mengenakan seragam SMU.

"Saya di angkot sampai satu jam, daripada lama jalan kaki saja. Eh di jalan banjirnya se lutut," ujar Andrian (17) di traffic light Gedebage.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved