Mantan Penasihat KPK Ini Sebut Utang Negara Meningkat dan Aset Dikuasai Asing

Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, mengatakan bahwa Indonesia berada dalam posisi yang cukup memprihatinan

Mantan Penasihat KPK Ini Sebut Utang Negara Meningkat dan Aset Dikuasai Asing
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua (tengah) saat menjadi pembicara utama dalam Seminar Nasional dan Bedah Buku "Jihad Memberantas Korupsi" di Universitas BSI Bandung, belum lama ini yang juga hadir Bambang Widjojanto (kedua kiri) sebagai pembiacara dan moderator akademisi BSI (paling kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kondisi perekonomian Indonesia masih cukup stabil dan mampu bertahan di tengah goncangan ekonomi global yang belum mampu stabil akibat berbagai faktor.

Meski belum stabil, dalam dua tahun terakhir perekonomian Tanah Air mampu bangkit dan menunjukkan kinerja positif.

Namun begitu, banyak catatan penting yang disoroti sejumah pihak terkait kondisi Indonesia di bawah dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait dengan kondisi utang negara yang meningkat dan sejumlah asset negara yang dikuasai pihak asing.

Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, mengatakan bahwa Indonesia berada dalam posisi yang cukup memprihatinan saat ini.

Baca: Bobotoh Geulis Ini Kagum dengan Bobotoh di Semarang, Bukan Orang Sunda tapi Cinta Persib

Sejumlah indikator menunjukkan bagaimana kondisi Indonesia yang seolah mengalami degradasi dalam beberapa tahun terakhir.

"Contohnya adalah kasus korupsi meningkat, asset negara banyak dikuasai asing dan utang negara meningkat," kata Abdullah dalam acara Seminar Nasional dan Bedah Buku "Jihad Memberantas Korupsi" yang digelar Universitas BSI Bandung beberapa waktu lalu di Bandung.

Abdullah mengatakan bahwa banyaknya kasus korupsi sangat banyak berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan bangsa, termasuk ke dalam sektor pendidikan dan ekonomi bangsa.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved