Ratusan Warga Malangbong Keracunan , Diduga karena Makan Hidangan Pernikahan
Terkait hal ini, pihaknya belum mengizinkan pasien untuk pulang ke rumah masing-masing, dikarenakan masik dalam tahap observasi.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Yudha Maulana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ratusan warga Kampung Rancamaya, Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, dibawa ke puskesmas, karena diduga mengalami keracunan makanan hajatan yang digelar oleh seorang warga pada Senin (5/3/2018).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, keracunan massal tersebut terjadi pada saat hajatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB.
Dalam hajatan tersebut, pihak penyelenggaran menyediakan 400 porsi berupa nasi kotak dan prasmanan bagi tamu undangan yang sebagian besar merupakan warga Kampung Rancamaya.
Diketahui, reaksi keracunan makanan tersebut, mulai terasa oleh salah seorang warga pada pukul 18.00 WIB dan kemudian menjalar kepada warga lainnya.
Baca: 2 Remaja Putri di Tasik yang Dikabarkan Hilang Ditemukan, Mengaku Lebih Nyaman Tinggal di Luar
Kepala Seksi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surahman, membenarkan, awal keracunan massal tersebut berasal dari hidangan hajatan salah seorang warga.
"Benar ada keracunan, tapi kami belum bisa pastikan itu dari makanan apa," kata Asep di Puskesmas Malangbong, Jalan Alun-alun Timur, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2018).
Asep mengatakan, saat ini korban berjumlah 145 orang, 49 di antaranya berada di Puskesmas Malangbong dan 90 orang berada di Balai Desa Sukawayana.
Baca: Terkuak, Polisi Temukan Aliran Dana Masuk ke Rekening Eks Bacabup Garut Soni Sondani
"Data yang berhasil kami dapatkan ada145 orang, kemungkinan akan bertambah," ujarnya.
Maka dari itu, agar semua korban dapat tertangani, pihaknya pun akan memindahkan korban yang saat ini berada di Balai Desa Sukawayana.
"Kami akan larikan ke puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Limbangan," ujarnya.
Terkait hal ini, pihaknya belum mengizinkan pasien untuk pulang ke rumah masing-masing, dikarenakan masik dalam tahap observasi.
"Kami masih mengidentifikasi dan menyelidiki," ujarnya.
Waduh! Menkominfo Kaget Ngaku Tak Tahu Tumblr Diblokir, Netter Kesal Reaksinya Sampai Begini https://t.co/ILV0HIWApy via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 6, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/korban-keracunan-di-puskesmas-malangbong-senin-532018_20180306_200441.jpg)