7 Hukuman Mati Paling Sadis di Dunia, dari Diinjak Gajah hingga Mutilasi
Di belahan bumi lainnya, masih ada beberapa negara yang menerapkan hukuman mati hingga hari ini, termasuk Iran, Arab Saudi, juga Indonesia.
Kadar menyiksa hukuman ini cukup tinggi, karena memungkinan si tahanan untuk bertahanan hidup lama sebelum benar-benar tewas.
4. Ditembak meriam
Para paruh kedua abad ke-18, Inggris mempraktikkan hukuman ini.
Tahanan ditempatkan persis di mulut meriam dan ditembak. Metode ini membuat tubuh si tahanan langsung hancur berantakan.
5. Lingchi
Praktik barbar, berasal dari Cina, dan dilarang pada awal abad ke-19. Lingchi diterjemahkan sebagai “kematian oleh seribu luka”.
Tahanan diikat, dan anggota tubuhnya dipotong satu per satu.
6. Direbus
Metode ini dijalankan dengan melempar tahanan ke kuali yang mendidih. Praktik ini pernah dilalukan oleh pemerintahan Henry VIII. Hukuman ini biasanya diberikan kepada para pembunuh.
7. Ditarik kuda
Metode ini umum dilakukan di masa Holy Roman Empire.
Kedua tangan dan kedua kaki korban ditali lalu ditarik oleh kuda dari empats sudut mata angin yang berbeda. Kuda-kuda itu berlari dan merobek anggota badan tahanan tersebut.
Bagian tubuh yang terpotong dan ditarik oleh kuda ditujukan untuk menakut-nakuti atau sebagai peringatakan warga yang lainnya.
Berita ini telah tayang di Intisari.grid.id dengan judul : Dari Ditarik Kuda hingga Diinjak Gajah, Inilah Hukuman-hukuman Mati Paling Menyeramkan di Dunia