Kuliner Bandung
Datang ke Bandung, Jangan Sampai Tak Cicipi Nasi Tutug Oncom Khas Sunda di Tempat Ini
Sajian kuliner daerah memang banyak macamnya, beberapa yang digemari oleh masyarakat saat ini. . .
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kuliner daerah kerap membuat kita ketagihan untuk menikmatinya, ditambah lagi rasanya yang nendang dan cocok di lidah.
Sajian kuliner daerah memang banyak macamnya, beberapa yang digemari oleh masyarakat saat ini adalah sajian nasi tutug oncom khas Urang Sunda.
Pada umumnya, penganan ini disajikan dalam keadaan hangat-hangat, agar semakin menambah nikmat saat menyantapnya.
Secara bahasa, kata tutug dalam Bahasa Sunda artinya "menumbuk". Nah, proses menumbuk nasi dengan oncom ini, menjadikan penganan ini dikenal dengan nama tutug oncom.
Saat ini, menu nasi tutug oncom bisa Anda temukan dengan mudahnya di seantero Kota Bandung.
Satu di antaranya ada di Warung Talaga yang berlokasi di Jalan Cihampelas No 160, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung. Patokan lokasinya tepat berada di dalam Mall Cuhampelas Walk.
Di Warung Talaga, tersedia tiga varian menu nasi tutug yang terdiri dari nasi tutug oncom spesial, nasi tutug oncom komplit, dan nasi tutug oncom biasa.
Untuk menu nasi tutug oncom biasa, disajikan dengan campuran lauk pauk berupa ayam goreng dan tahu goreng.
Serta tidak ketinggalan pula bahan pelengkapnya berupa sambal ulek merah yang wajib hadir pada nasi tutug oncom ini.
Sensasi rasa oncom yang gurih dan agak pedas, tentunya bisa menambah selera makan bagi setiap penikmatnya.
Selain itu, terasa pula gurihnya daging ayam dan lembutnya tekstur tahu goreng yang tidak kalah enak dan menggoyang lidah.
Joeliana Fifi (35), pendiri sekaligus pemilik dari Warung Talaga, menuturkan, alasan dirinya turut menghadirkan menu nasi tutug oncom ini, yakni sebagai menu pelengkap yang telah tersedia di Warung Talaga.
"Kami tidak hanya menyediakan aneka menu tahu, tetapi turut pula menyediakan aneka nasi khas Sunda lainnya, seperti nasi tutug oncom ini," ujar Fifi kepada Tribun Jabar, Jumat (23/2/2018).
Fifi mengaku, dalam sehari warung ini bisa menghabiskan sekitar 30 potong oncom dan 70 kg beras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/warung-talaga_20180223_160411.jpg)