Sabtu, 18 April 2026

30 Ribu Warga Bandung Belum Rekam E-KTP, Paling Banyak di 4 Kecamatan Ini

Dari data yang dimiliki KPU Kota Bandung mengenai 30 ribu warga Kota Bandung belum melakukan perekam data KTP elektronik

Penulis: Cipta Permana | Editor: Isal Mawardi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

BANDUNG,TRIBUNJABAR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung terus berupaya untuk mengejar target ketertinggalan pelayanan bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP).

Bahkan untuk mengefektifkan hal tersebut, sejumlah petugas diturunkan ke berbagai wilayah di Kota Bandung.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Popong Nuraeni, mengatakan upaya tersebut seiring dengan adanya pernyataan dari data yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung mengenai 30 ribu warga Kota Bandung belum melakukan perekam data KTP elektronik, sehingga berdampak pada tidak munculnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPU) Kota Bandung.

"Sekarang sampai dengan bulan Maret kita terus mengejar 30 ribu yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Kita jadwalkan hampir setiap hari seluruh petugas turun ke lokasi-lokasi warga tersebut," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Ambon, Kota Bandung, Rabu (28/2).


Popong menuturkan, dalam satu hari pihaknya mengeluarkan 150 surat undangan perekaman di masing-masing kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mengejar target penyelesaian bagi warga yang belum merekam data kependudukan.

"Setiap hari kita mengundang dengan rata-rata keluar surat undangan itu mencapai 150-an per kecamatan. Bahkan per kelurahan kita juga mengundang sampai 60 (surat undangan) tetapi yang hadir rata-rata hanya sampai setengahnya," ucapnya.

Dirinya menyebutkan, terdapat empat Kecamatan yang warganya paling banyak belum melakukan perekaman yakni, Kecamatan Regol, Buahbatu, Cibiru, dan Kiaracondong. Untuk itu pihaknya memprioritaskan upaya jemput bola empat kecamatan tersebut.

"Untuk jadwalnya, di Kecamatan Regol kami lakukan setiap hari, begitu juga di Kecamatan Buah Batu dan dua kecamatan lainnya. Tapi karena Senin kemarin kita ada kerjasama dengan Kominfo jadi tidak turun. Makanya kita terus membackup melayani masyarakat yang belum rekam disamping mencetak mereka-mereka yang sudah memiliki suket," ujar dia.

Sementara itu, lanjut Popong, sejak Januari 2017 dirinya mencatat terdapat 139 ribu warga Kota Bandung yang akan dilakukan perekaman e-KTP. Namun, dari jumlah tersebut, kini tersisa sekitar dua persen atau 30 ribuan yang masih menjadi pekerjaan rumah Disdukcapil.

Baca: Ternyata Pipis di SPBU Pertamina Itu Tak Harus Selalu Bayar, Ini Penjelasannya

Ia pun mengaku, kemungkinan besar warga yang belum merekam e-KTP merupakan warga Kota Bandung yang tengah berada di luar kota atau negeri. Sehingga tidak bisa hadir ke lokasi perekaman.

Oleh karena itu ia pun mengimbau kepada warga agar segera merekam data kependudukannya, agar tidak kehilangan hak pilihnya dalam pesta demokrasi 2018.

Baca: Buruh Pabrik Mengadu Masalah Perizinan, Ridwan Kamil: Saya Catat Dulu Masalahnya

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved