Musim Hujan, Camat Cimanggung Siapkan Antisipasi Longsor
Kabupaten Sumedang saat ini sedang 'dikepung' bencana tanah longsor dan pergerakan tanah.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang saat ini sedang 'dikepung' bencana tanah longsor dan pergerakan tanah.
Beberapa titik di Kabupaten Sumedang, seperti di Kecamatan Wado, Kecamatan Tanjungmedar, dan Kecamatan Jatinunggal, mengalami tanah longsor.
Wilayah-wilayah lain di Kabupaten Sumedang pun kini sedang berjaga-jaga dan antisipasi menghadapi bencana di kala cuaca tak bersahabat seperti saat ini.
Baca: Persib Bandung Uji Coba Lagi, Mario Gomez Tak Ingin Pengalaman di Tasikmalaya Terulang
Salah satunya adalah wilayah Kecamatan Cimanggung, Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung tersebut memang termasuk wilayah yang rawan bencana longsor.
"Ada beberapa desa yang memiliki potensi longsor sehingga saat musim hujan menjadi rawan," ujar Camat Cimanggung, Heri, ketika ditemui Tribun Jabar di Kantor Kecamatan Cimanggung, Selasa (27/2/2018).
Ini Jumlah Pengungsi dan Rumah yang Terendam Banjir di Cirebon, Tiga Orang Meninggal Dunia https://t.co/ZyUinqMLYj via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 27, 2018
Di pertengahan musim hujan seperti saat ini, Heri mengungkapkan, pihaknya mulai mengantisipasi bencana tanah longsor.
Heri mengungkapkan, dirinya mulai mengumpulkan kepala desa di Kecamatan Cimanggung untuk pembekalan siaga bencana.
"Tapi alhamdulillah musim hujan kali ini, sampai saat ini belum ada kejadian tanah longsor, semoga tidak ada," ujar Heri. (*)