Selasa, 14 April 2026

Bayi Malang dengan Tonjolan di Kepalanya Sering Terlihat Kesakitan dan Gelisah

Bagian tonjolan itu, diakuinya, tak sengaja terkena alat medis saat proses kelahiran di sebuah puskesmas di Kota Bandung pada 25 Desember 2017.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Yongky Yulius
RF (27) sedang menenangkan bayinya agar tak terus menangis. RSHS, Kota Bandung, Sabtu (10/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rafif Azar Rachman, bayi mungil berusia dua bulan, putra dari Ridha Faridawati (27), masih harus merasakan sakit, akibat infeksi pada bagian tonjolan berisi cairan di bagian kepalanya.

Saat ini, bayi berjenis laki-laki itu masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

"Sudah lima hari ke belakang, lebih sering seperti merasakan sakit, lebih sering gerak-gerak, tidurnya kadang-kadang terganggu," ujar Ridha saat ditemui Tribun Jabar di lantai dua, ruang tiga, RSHS, Kota Bandung, Rabu (21/2/2018).

Baca: Infeksi, Operasi Tonjolan Kepala Bayi Malang RF Ditunda

Bayi itu terlihat tak dapat tidur dalam waktu yang lama.

Hanya sekitar 15 menit, bayi Rafif langsung membuka mata kembali.

Tangannya langsung bergerak-gerak, sementara matanya terlihat menatap ke atas.

Baca: Ini Curhatan Seorang Ibu Asal Kota Bandung yang Bayinya Idap Tonjolan di Kepala

Karena sering bergerak-gerak itu, tonjolan di bagian kepalanya kerap kali menyentuh kasur.

Bagian tonjolan di kepalanya yang berukuran sekira satu kepalan tangan anak kecil itu terlihat dilapisi perban dan plester khusus agar cairan tak terus mengalir ke luar.

Saat bayinya bergerak-gerak dan mengeluarkan suara, Ridha pun langsung mengangkat bayinya ke pangkuannya.

"Kalau gelisah seperti ini sudah sejak kemarin. Mungkin menahan sakit karena dipasang PICC," kata perempuan yang berasal dari Jalan Terusan Pasirkoja, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung ini.

PICC adalah selang-selang kecil dan fleksibel yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah lengan atas.

PICC dimasukkan untuk melindungi pembuluh darah kecil dari tusukan berulang-kali yang terkait dengan perawatan infus yang berkelanjutan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved