Sabtu, 18 April 2026

Alat Musik Skotlandia Ini Sempat Curi Perhatian di CFD Dago Kemarin

"Aku baru tiga bulan kemarin belajar. Yang bikin aku tertarik, sistem mekanisme untuk mengeluarkan suara," ujar Ilham

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Isal Mawardi
Tribun Jabar/ Theofilus Richard
Ilham Sri Haryanto, Mahasiswa Jurusan Musik Bambu ISBI, bermain bagpipes saat CFD, Dago, Bandung, Minggu (18/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tidak banyak orang yang memainkan alat musik tradisional Skotlandia, bagpipes, di Indonesia.

Satu di antara orang Indonesia yang memainkannya adalah Ilham Sri Haryanto, mahasiswa Jurusan Musik Bambu ISBI.

"Aku baru tiga bulan kemarin belajar. Yang bikin aku tertarik, sistem mekanisme untuk mengeluarkan suara," ujarnya ketika ditemui Tribub Jabar, di Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (18/2/2018).

Ilham mengaku belajar memainkan bagpipes secara otodidak.

Ia pun tidak masuk dalam komunitas bagpipes.

Ilham mengaku hanya tahu ada komunitas Suku Celtic, tetapi tidak ada komunitas khusus pemain bagpipes di Bandung.

Bagpipes yang dimainkannya, ia dapatkan darI seorang teman.

"Ibunya memberikan bagpipes, tapi teman saya tidak bisa memainkannya dan ini sempat rusak, jadi dikasih ke saya," ujarnya.

Embed from Getty Images //

Baca: Kedai Biji Kopling, Tempat Nongkrong Favorit Millenial di Bandung

Sebelumnya, Ilham memang sering bermain alat musik tiup di berbagai acara bersama beberapa band-nya.

Alat musik tiup yang ia mainkan adalah flute, ney, saluang, dan lain-lain.

Tetapi, untuk bagpipes, belum pernah ia mainkan dalam sebuah pertunjukan.

Bagpipes hanya ia mainkan depan publik saat mengamen di CFD saja

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved