Jumat, 24 April 2026

Ini yang Dilakukan Pegawai BRI Setelah Kantornya Disisir Tim Gegana dari Polda Jabar

Seperti diberitakan sebelumnya, kantor tersebut mendapatkan ancaman bom yang diterima langsung oleh BRI Kanwil Jabar, Rabu (14/2/2018).

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Sejumlah pegawai Bank BRI di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, kembali memasuki gedung untuk kembali melakukan aktivitas pelayanan, Rabu (14/2/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Setelah dinyatakan aman dari ancaman bom, Kantor Cabang BRI Garut yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, kembali melakukan pelayanan kepada nasabah.

Seperti diberitakan sebelumnya, kantor tersebut mendapatkan ancaman bom yang diterima langsung oleh BRI Kanwil Jabar, Rabu (14/2/2018).

Setelah mendapatkan kabar ancaman tersebut pada pukul 09.00 WIB, semua pegawai Bank BRI di kantor tersebut berhamburan keluar.

Namun pada pukul 12.00 WIB, tim Gegana dari Polda Jabar melakukan penyisiran ke seluruh bagian gedung untuk mencari bom yang diisukan akan meledak di gedung tersebut.


Selama hampir satu jam melakukan penyisiran, Tim Gegana Polda Jabar tidak menemukan bom tersebut dan Kantor Cabang BRI Garut dinyatakan aman.

Pimpinan ‎Cabang BRI Garut, setelah dinyatakan aman oleh aparat kepolisian, para pegawai kembali melakukan aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

"Aman, tidak ada lagi yang harus ditakutkan," kata Sugeng di Halaman Kantor Cabang BRI Garut, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut.

Baca: Panwaslu Kota Tasikmalaya: Mulai Esok, Seluruh Alat Peraga Kampanye Disediakan KPU

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, menyebutkan, meski sudah dalam kondisi aman, pihaknya akan terus melakukan proses sterilisasi.

‎Pihak Polres Garut pun telah mengindikasi bahwa ancaman teror tersebut sengaja dikirim oleh seseorang yang berada di luar Kabupaten Garut.

"Kami akan dalami ancaman teror tersebut dan tidak akan diam terhadap ancaman ini," katanya.

Mengakibatkan keresahan bagi para pegawai dan masyarakat sekitar, Budi mengatakan agar masyarakat tidak khawatir dan was-was.

"Apabila menemukan ancaman tolong laporkan secepat mungkin kepada aparat kepolisian dan kami akan tindak lanjuti," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved