Tragedi Mengerikan pada Hari Valentine Berakhir Tragis, Nomor 3 Paling Sadis & Menusuk Hati

Namun, tak semua perjalanan cinta pada Hari Valentine berbuah manis. Ada pula bernasib tragis di hari penuh kasih sayang ini.

Penulis: Widia Lestari | Editor: Widia Lestari
Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Pada 14 Februari, setiap pasangan kerap menikmati momen spesial bersama.

Tentu saja, pada tanggal dikenal sebagai Hari Valentine.

Apakah Anda suka merayakannya juga?

Yup, pada hari kasih sayang tersebut, setiap pasangan kerap merayakannya dalam suasana romantis.


Selain itu, tradisi yang mendunia yakni, saling memberikan hadiah berupa cokelat dan barang lucu bagi pasangannya.

Namun, tak semua perjalanan cinta pada Hari Valentine berbuah manis.

Ada pula bernasib tragis di hari penuh kasih sayang ini.

Diolah dari berbagai sumber, Tribun Jabar merangkum kejadian mengerikan berakhirnya kisah cinta di Hari Valentine.

Baca: Mau Tahu Berapa Kucuran Dana yang Diterima Go-Jek?

Simak kisah berikut ini ya!

1. Bunuh Diri karena Cinta

Cinta memang buta. Rasa patah hati atau sakit hati terkadang berdampak lebih signifikan.

Inilah yang terjadi pada gadis SMA di Bojonegoro.

Ana mengakhiri hidupnya sendiri secara tragis.

Ia bunuh diri bertepatan pada Hari Valentine.

Jasadnya ditemukan pihak sekolahnya, SMA 1 Bojonegoro.

Baca: Mario Gomes Kantongi Nama-nama Buruan Baru Persib Bandung

Menurut pihak sekolah, Ana ditemukan dalam keadaan penuh luka sayatan.

Kasus ini pun bikin geger. Kematiannya diduga disebabkan masalah cinta.

2. Bunuh Istri karena Valentine

Kejadian mengenaskan terjadi pula di Tanggerang, Banten.

Darwati dilaporkan meninggal karena gantung diri.

Namun, setelah reka ulang di TKP, itu bukanlah bunuh diri.

Sang suami, Parwo ternyata menjadi pelaku pembunuhan istrinya.

Ia mengaku mencekik leher istrinya. Parahnya, ia merasa tak sadar melakukannya.

Setelah itu, ia langsung menggantungkan jasad istrinya seolah-olah Darwati bunuh diri.


Parwo mengaku dirinya kesal kepada sang istri.

Hal ini bermula dari cekcok masalah perayaan Hari Valentine.

Darwati berkeinginan mengajak suaminya ke pusat hiburan, di kawasan Tigaraksa untuk merayakan Valentine.

Namun, Parwo tak mau. Ia beralasan tengah memncuci sepeda motornya.

Akhirnya, bentuk kekesalan kecil ini, berujung menjadi pembunuhan sadis.

3. Dampak Tak Direstui Orangtua

Kasu lain terjadi di Sukodono, Sidoarjo.

Namun, kasus ini lebih mengerikan dan menyakitkan.

Perjalanan cinta selama lima tahun, kandas melalui kematian.

Pasangan kekasih ini, ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Baca: Pembelaan Ketua RW yang Dituding Tak Merespon Keluhan Warganya Soal Banjir

Hasil otopsi menunjukan jasad Femilia Martasia mengalami luka lebam. Selain itu, ada bekas cekikan di lehernya.

Sementara itu, Abdul Ghofur tubuhnya mengalami luka akibatan jeratan ikat pinggang.

Abdul membunuh kekasihnya, Femi. Setelah itu, ia bunuh diri melalui gantung diri.

Hal ini terjadi karena Abdul tak terima, sang kekasih diduga hamil oleh lelaki lain.

Fakta lain menyatakan hubungan pasangan kekasih ini, memang tak diresutui orang tua.

Pasalnya, Femilia telah dijodohkan dengan pria lain.


Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved