Setelah Dikartu Kuning Presiden BEM UI, Jokowi Dapat Julukan Ini dari Ruhut Sitompul
Mungkin nanti saya akan kirim, mungkin ketua dan anggota BEM UI untuk ke Asmat. Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana
TRIBUNJABAR.CO.ID- Ruhut Sitompul menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan guru terbaik setelah kejadian kartu kuning yang dilayangkan presiden BEM UI, Zaadit Taqwa.
Dilansir TribunWow, Ruhut menuliskan cuitannya melalui akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul, Minggu (4/2/2018).
Nama Zaadit Taqwa mencuat ketika ia berani mengangkat kartu kuning kepada Jokowi saat memberikan pidato sambutannya di acara Dies Natalis UI ke 68 di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2/2018).
Ini Formasi Pemain Persib yang Dilepas jika Membentuk Kesebelasan, Minus Kiper! https://t.co/BMObQdaf97 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 5, 2018
Dengan demikian perwakilan BEM UI dapat melihat medan yang dihadapi dan penanganan kesehatan oleh pemerintah.
“Mungkin nanti saya akan kirim, mungkin ketua dan anggota BEM UI untuk ke Asmat. Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana, kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah terutama di Papua,” kata Presiden.
Rupanya, jawaban Jokowi tersebut membuat Ruhut Sitompul menyebut presiden RI ketujuh itu merupakan negarawan sejati.
"Salut Gagasan Briliant Bapak JOKOWI Presiden RI ke 7 Negarawan Sejati, Ketua BEM UI & Rekan2nya Aktivis Mahasiswa dikirim ke Papua melihat yg dihadapi Suku Asmat "Biar tidak OMDO Omong Doang & Melihat yg sudah dilakukan Pemerintah RI & Disambut Baik Oleh Rakyat Papua" MERDEKA."
Baca: 10 Pemain Chelsea Hancur Lebur di Markas Watford
Setelah itu, Ruhut Sitompul menyebut Jokowi merupakan guru terbaik dalam berdemokrasi.
Bahkan mantan Anggota DPR RI itu bangga terhadap sikap Jokowi yang tidak marah dengan perilaku presiden BEM UI.
"Pak JOKOWI Guru yg Baik dlm Berdemokrasi "Silahkan Demo tolong bukan hanya Mengkritisi tapi Beri Solusi" Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo tidak marah dgn Ketua BEM UI & Adik2 Mahasiswa Contohnya Memberi SOLUSI Silahkan datang melihat Saudara Kita Suku ASMAT di PAPUA MERDEKA."
Diketahui, Presiden BEM UI tak hanya menuntut soal kelaparan yang terjadi di suku Asmat tapi mengkritis dua hal lain yang terjadi di Tanah Air.
Berikut 3 Tuntutan Zaadit Taqwa kepada Jokowi:
1. Terkait gizi buruk di Papua untuk segera diselesaikan oleh pemerintah karena lokasi kejadian luar biasa campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, merupakan bagian dari Indonesia.
"Kami ingin mau dipercepat penyelesaiannya karena sudah lama dan sudah banyak korban," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/presiden-bem-ui-ruhut-sitompul-dan-jokowi_20180206_065957.jpg)