4 Curahan Hati Warga Antapani Akibat Pasokan Air PDAM Terganggu
Tribun Jabar merangkum sejumlah curahan hati warga setempat pada Junat (2/2/2018) mengenai terganggunya aliran air PDAM di wilayah itu.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Aliran air PDAM di sekitar kawadan Pratista, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, terganggu.
Berdasarkan keterangan tertulis yang dibagikan PDAM Tirtawening, sumur bor yang berada di Pratista, tepatnya di Jalan Mekar Mulya mengalami gangguan sejak Rabu (31/1/2018).
Saat ini, sedang dilakukan pengangkatan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Perbaikannya diperkirakan memakan waktu enam hari sampai Selasa (6/1/2018).
Adapun daerah yang aliran air PDAM-nya mengalami gangguan, yakni, Kompleks Pratista, Kompleks Mutiara Antapani, Jalan Manokwari, Jalan Jayapura, Jalan Biak, Jalan Fakfak, Jalan Dili, Jalan Atambua, Jalan Kupang, dan Jalan Ende.
Tribun Jabar merangkum sejumlah curahan hati warga setempat pada Junat (2/2/2018) mengenai terganggunya aliran air PDAM di wilayah itu.
Baca: Ini yang Dilakukan Warga Kompleks Pratista Antapani Bandung Saat Air PDAM Tak Mengalir
1. Harus Beli Air Bersih dari Penjual yang Berkeliling
Sulistiowati (78), warga Jalan Pratista Timur 2, Antapani, mengatakan, sepanjang hari, air dari PDAM di rumahnya tak mengalir.
"Mau mandi jadi susah. Saya harus beli air dari penjual yang pakai gerobak dan jeriken," katanya.
Dalam sehari, dia mengaku bisa membeli sebanyak enam jeriken.
Satu jeriken, dihargai Rp 3000 oleh penjualnya.
Jadi, dalam sehari, Sulistiowati mengaku menghabiskan Rp 18 ribu untuk keperluan air bersih dia dan seorang putranya.
2. Menunggu Sampai Tengah Malam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-air-ledeng-tak-mengalir_20180203_092503.jpg)