BPK Minta Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Belanja
Berdasarkan temuan di lapangan, mereka (Pemkot Bandung) sudah melakukan inventarisasi aset
Penulis: Cipta Permana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat menyerahkan laporan hasil pemeriksaan keuangan terkait belanja dan manajemen aset daerah Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintahan Kota Bandung tahun anggaran 2017.
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK tersebut masih ditemukan beberapa hal permasalahan pekerjaan, baik yang bersifat konsultansi maupun pengerjaan fisik juga belanja personel.
"Intinya dari hasil pemeriksaan tersebut ada beberapa hal yang perlu dikoreksi, seperti kelebihan pembayaran dalam belanja yang harus segera dikembalikan," ujar Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Arman Syifa, seusai menyerahkan laporan hasil pemeriksaan di kantornya, Jalan Moch Toha Nomor 164, Kota Bandung, Rabu (31/1/2018).
BPOM: Viostin DS dan Enzyplex Tablet Terbukti Positif Mengandung DNA Babihttps://t.co/4HfhL8eNQs
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 31, 2018
Arman Syifa mengatakan pemeriksaan BPK terhadap manajemen aset di Pemerintahan Kota Bandung adalah tindak lanjut dari catatan pemeriksaan laporan keuangan tahun lalu, ditemukan beberapa hal yang masih harus diperbaiki.
"Berdasarkan temuan di lapangan, mereka (Pemkot Bandung) sudah melakukan inventarisasi aset, yang saya kira sudah advice dari tahun lalu namun kami belum memeriksa hingga penyajian di laporan keuangan, baru sebatas di pengelolaannya," ucapnya.
BPK merekomendasikan agar kelebihan pembayaran itu, dapat secepatnya dikembalikan ke kas daerah.
Baca: Persib Datangkan Juru Gedor Asing, Siapa yang Akan Tersingkir?
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan pihaknya siap untuk menindaklanjuti semua rekomendasi yang di sampaikan BPK RI perwakilan Jawa Barat.
Ia menegaskan akan secepatnya menyelesaikan permasalahan dari laporan keuangan di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
"Secepatnya akan segera kami selesaikan. Kami akan buru-buru tagih kelebihannya dan kembalikan ke kas daerah sebelum fajar menyingsing," ujar pria yang akrab disapa Aher tersebut di lokasi yang sama.
Perjuangan Bule Selandia Baru Nikahi Gadis Wonogiri, Jadi Mualaf Hingga Sempat Tak Direstui Orangtua https://t.co/rdgHeDorC0 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 31, 2018
Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan Jabar terhadap laporan keuangan Pemerintahan Kota Bandung, ada dua permasalahan, dari sisi belanja daerah dan manajemen aset tahun 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/arman-syifa-dan-ahmad-heryawan_20180131_150821.jpg)