VIDEO: Kodam III/Siliwangi Dapat Bantuan Dua Kapal Pemungut Sampah dari Perusahaan Perikanan
Pada bagian depan kapal akan dipasang jaring untuk menampung sampah saat kapal berjalan.
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Perusahaan Gani Arta Dwitunggal yang dipimpin oleh seorang General Manager yang bernama Andi J Sunadim turut berkontribusi dalam pelestarian Sungai Citarum.
General Manager Gani Arta Dwitunggal tersebut menilai bahwa pelestarian sungai sangat penting karena berkaitan dengan kelangsungan hidup manusia.
Bertempat di Lapangan Makodam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo selaku Pangdam III/Siliwangi menerima dua unit kapal pemungut sampah yang diberi nama Katamaran dari PT Gani Arta Dwitunggal.
"Kami berterimakasih kepada Kodam III/Siliwangi yang telah berjuang untuk kelestarian Sungai Citarum sesuai slogan Citarum Harum untuk Indonesia emas 2040," kata Andi J Sunadim, Jumat (26/1/2018).
Bebas dari Rehabilitasi Narkoba, Ridho Rhoma Lakukan Hal Ini di Rumahnya, Netter: Jangan Nakal! https://t.co/1tMbpbHzgP via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 26, 2018
Kapal Katamaran tersebut terbuat dari bahan plastik High Density Polyethylene (HDPE) yang didominasi warna kuning, serta di bagian atasnya terbuat dari besi berbahan stainless steel.
Jenis plastik HDPE menurut Andi adalah jenis plastik yang ramah lingkungan, tahan benturan, dan mampu bertahan hingga lebih dari 25 tahun.
Plastik HDPE dinilai ramah lingkungan dan aman. Umumnya, bahan ini digunakan untuk membuat tempat makanan dan minuman.
Proses produksinya pun tidak menghasilkan limbah dan jenis plastik HDPE tidak mengandung karsinogen, zat penyebab kanker.
"Bisa dicoba kekuatan HDPE ini, kalau dipukul menggunakan palu, maka tidak akan bocor, berbeda dengan kapal lainnya yang umumnya menggunakan bahan fiber yang rentan terhadap benturan dan bocor," ujar Andi.
Curahan Hati Si Satpam Cantik Diana Anggraeni: Dulu Pernah Gagal jadi Polwan https://t.co/L60reA0iXq via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 26, 2018
Pada bagian depan kapal akan dipasang jaring untuk menampung sampah saat kapal berjalan.
Namun, sementara untuk menaikkan sampah dari jaring ke atas kapal masih menggunakan teknik manual.
"Kalau ada sampah dari bagian samping kapal, akan diangkut menggunakan jaring ini," kata Andi sembari menunjuk satu jaring yang dililit di besi.