Kepala Badan Karantina Pertanian Sebut Produksi Beras Jabar Masih Surplus
Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini, mengatakan, saat ini beberapa wilayah di Jawa Barat, sedang memasuki masa panen
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Badan Karantina Pertanian Pertanian menyebutkan bahwa Jawa Barat (Jabar) adalah provinsi ketiga terbaik penghasil hasil tani, jenis padi.
Menurut informasi yang didapatkan Tribun Jabar, Selasa (23/1/2018), luas lahan pertanian padi di Jawabarat memiliki luas sekira 100 ribu hektare.
Dari total 100 ribu hektare, diperkirakan akan menghasilkan gabah kering giling sebanyak 500 ribu ton atau setara dengan beras 400 ton.
Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini, mengatakan, saat ini beberapa wilayah di Jawa Barat, tidak terkecuali kabupaten, sedang memasuki masa panen raya tanaman padi.
Baca: Ini Kendala Penyidik Polda Jabar Dalam Menindak Pencemar Lingkungan
"Meski belum masuk puncak panen raya, tapi ini sudah bagus," kata Banun saat ditemui di Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Selasa (23/1/2018).
Banun menyebutkan, jika kebutuhan beras di Jabar hanya berkisar diangka 230 ton, ini dapat diartikan jika Jabar mengalami surplus.
Dua Striker Ini Bisa Mempertajam Lini Serang Persib Bandung, Begini Ulasannya https://t.co/WdTCznaecp via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 23, 2018
Dari total 400 ton hasil produksi, Banun mengatakan jika Jabar mampu memenuhi kebutuhan pasokan beras hingga ke wilayah Sumatera dan Kalimantan.
"Ini sudah dilakukan sejak 2016 dan Jabar adalah yang pertama," ujarnya.
Beberapa daerah penghasilan beras di Jawa Barat diantaranya Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dana Ciamis.
Tiga kota yang sudah melaksanakan panen raya yakni, Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Garut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/persawahan-di-desa-karangsari-kecamatan-pangatikan-kabupaten-garut_20180123_152804.jpg)