Warga Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas di Pantai Pajaringan Garut
AKP Tri Andri menceritakan, saat itu korban bersama rekannya, Deni Prayogi (33), tengah berenang hingga ke bibir pantai.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT- Seorang warga Kabupaten Bandung ditemukan tewas di Pantai Pajaringan, Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Sabtu (20/1/2018) sekira pukul 14.00 WIB.
Korban tewas tersebut diketahui bernama ZA (30), warga Tirta Regency, Kampung Langonsari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.
Kasatpol Air Polres Garut, AKP Tri Andri menceritakan, saat itu korban bersama rekannya, Deni Prayogi (33), tengah berenang hingga ke bibir pantai.
Padahal, sebelum hendak berenang, sejumlah warga telah mengingatkan kepada dua orang tersebut untuk tidak berenang karena ombak cukup besar.
Gagal Nyalip, Perempuan ini Ngamuk di Jalan, Tukang Becak pun jadi Korban 'Keganasannya' https://t.co/2lWHSe1buz via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 21, 2018
"Karena tidak mengindahkan, gelombang besar pantai selatan menggulung keduannya," kata Tri saat dikonfirmasi, Minggu (21/1/2018).
Di lokasi kejadian, korban selamat, Deni Prayogi ditemukan oleh sejumlah nelayan dan pengunjung.
Korban tewas, ZA, ditemukan setelah 30 menit kejadian.
"Korban selamat dibawa Puskesmas Cikelet," katanya.
Baca: Disoraki Bobotoh Saat Sriwijaya FC Kontra PSM Makassar, Makan Konate Merespons Begini
Tri mengimbau, jika saat gelombang di pantai selatan Garut masih tinggi, pengunjung tidak nekad untuk berenang di seluruh pantai selatan Garut.
"Angin kencang karena sedang musim barat," katanya.
Ia menjelaskan, kecelakaan laut terjadi karena wisatawan kerap mengabaikan larangan-larangan yang telah dibuat oleh pengelola.
"Minim pengetahuan yang menyebabkan kecelakaan," ujarnya. (*)