Sekda Jabar Sebut Progres Terowongan Cisumdawu 4,5 Meter Per Hari

Setelah Tol Soroja selesai, kini fokus Pemprov Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur jalan beralih ke Tol Cisumdawu.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Pembuatan terowongan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Desa Cilengser, Kecamatan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (8/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Setelah Tol Soroja selesai, kini fokus Pemprov Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur jalan beralih ke Tol Cisumdawu.

Ditemui wartawan di Gedung Sate, Jumat (19/1/2018), Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, menyebut proses pembangunan terowongan di Tol Cisumdawu tidak mengalami kendala.

"Tidak ada hambatan dalam pembangunan, tiap hari progresnya 4,5 meter," ujar Iwa Karniwa.

Iwa Karniwa juga menyebut terowongan Tol Cisumdawu akan menjadi terowongan terpanjang di dunia.

Baca: Demi Punya Hubungan yang Kuat dengan Istrinya, Bisma Karisma Rela Melakukan Hal Ini

Terowongan ini memiliki diameter 14 meter dan panjang 427 meter.

Terowongan ini akan ditemui pengendara yang akan berkendara dari Sumedang ke Cileunyi atau sebaliknya.


"Terowongan, yang 472 meter ada terowongan kembar, baik arah Sumedang ke Cileunyi dan Cileunyi ke Sumedang. Perkembangan terakhir sisi yang dari Sumedang ke Cileunyi sudah 230-an meter," ujarnya.

Secara keseluruha Tol Cisumdawu yang menghubingkan Cileunyi-Sumedang-Dawuan diproyeksikan selesai dalam waktu dua tahun.

Proses pengerjaan tol ini sudah dimulai pada awal tahun ini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved