Rieke Diah Pitaloka: Impor Beras Pastinya Ada Kongkalikong

Sedangkan kehadiran beras impor kata Rieke butuh waktu satu pekan. Impor karena lesalahan Bulog

Editor: Ravianto
TRIBUN JABAR/Yongky Yulius
Ike Kusniati (35), pedagang beras di Pasar Cihapit, Kota Bandung, Rabu (17/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews Adiatmaputra Fajar

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi buka izin impor beras 500 ribu ton.

Perum Bulog ditunjuk untuk membeli beras tersebut.

Anggota DPR RI Komisi VI Rieke Diah Pitaloka menilai impor terjadi karena kesalahan Bulog tidak bisa menyerap beras yang ada.

Sedangkan kehadiran beras impor kata Rieke butuh waktu satu pekan.

"Kalau sekarang diputuskan, oke impor. Berasnya itu datang satu minggu, pastinya ada kongkalikong," ujar Rieke di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Sedangkan impor beras membutuhkan biaya Rp 15 triliun.

"Jadi betul Bulog tidak punya uang? Karena sampai sekarang belum memberikan dividen," kata Rieke.

Politisi PDI-P itu menambahkan cadangan beras Bulog saat ini tersisa 850 ribu ton dan stok tersebut digunakan sampai April 2018.

"Stok pas-pasan apa memang solusinya impor? Atau ada persoalan tata niaga di Bulog yang salah, yang harus kita benahi?" kata Rieke.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved