Ayah Peracun Anak Akan Dites Kejiwaannya

Ia mengatakan, tes itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan Taufik. Normal ataukah terganggu.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ravianto
AHMAD IMAM BAEHAQI/TRIBUNJABAR.CO.ID
Adegan rekonstruksi yang memeragakan beberapa saksi mata membawa Kaisar Alfikar ke RSUD Waled Kabupaten Cirebon, Selasa (16/1/2018). TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Cirebon segera memeriksa kondisi kejiwaan M Taufik (27) yang meracun anak kandungnya, Kaisar Alfikar, hingga meninggal dunia.

Petugas sudah melayangkan surat permohonan tes kejiwaan itu ke RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

"Tinggal menunggu jawaban dari RSUD Arjawinangun untuk pelaksanaannya," kata IPTU Iwa Mashadi, Kanit PPA Satuan Reskrim Polres Cirebon usai rekonstruksi meninggalnya Kaisar Alfikar di rumah Taufik di Blok Wage, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Senin (16/1/2018).

Ia mengatakan, tes itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan Taufik. Normal ataukah terganggu.

Baca: Dibekap Persib Bandung, Kapten Sriwijaya FC Malah Bilang Begini

Baca: Persib Bandung vs Sriwijaya FC 1-0: Jalannya Pertandingan

Hingga kini sedikitnya 8 orang saksi sudah dimintai keterangan oleh petugas.

"Hasil tes kejiwaan juga sebagai pertimbangan proses persidangan," kata Nurul Yustiani, Jaksa Fungsional Kejari Sumber yang hadir di rekonstruksi tersebut.

Ia mengatakan, tes kejiwaan itu menjadi rujukan jalannya persidangan seperti apa.

Hingga kini Taufik masih sering menangis saat mengingat perbuatannya terhadap Kaisar.

Seperti halnya dalam proses rekonstruksi kali ini.

Saat memasuki rumahnya, Taufik terlihat mematung di dekat pintu.

Ia tampak tak bisa menahan air matanya.(*)


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved