Jumat, 24 April 2026

Teater Sunda Kiwari, Konsisten 'Nyunda' dalam Setiap Pementasannya

Dadi menganjurkan setiap anak muda disarankan terjun ke dunia teater, banyak sekali pesan moral yang akan di dapatkan dari teater.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Yudha Maulana
instagram teatersundakiwari
Pementasan drama Teater Sunda Kiwari 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita Nilawati 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pernahkah Anda menonton pementasan drama berbahasa Sunda?

Pementasan drama seperti ini memang jarang ditemukan di kehidupan yang sudah canggih akan teknologi dan kaya akan bahasa zaman anak sekarang.

Penggunaan bahasa nasional atau bahasa gaul menjadi pilihan ketika berbincang-bincang dalam suatu percakapan.

Di zaman yang penuh perubahan ini, Teater Sunda Kiwari tetap berkomitmen sejak awal untuk mementaskan drama berbahasa Sunda dalam setiap penampilannya.

Baca: Bobotoh Cantik Selvi Rahayu Doakan Abah Gomez dan Tim Persib Bisa Tumbangkan Sriwijaya FC

Teater Sunda Kiwari berdiri sejak tahun 1975, yang hari ini menginjak usianya yang ke-43 tahun.

Ketua Teater Sunda Kiwari, Dadi P Danusubrata, mengatakan di setiap hari ulang tahun Teater Sunda Kiwari selalu diperingati dengan pementasan drama.

"Teater Sunda Kiwari menjadi teater pertama yang menggunakan bahasa Sunda dalam setiap naskahnya," ujar Dadi saat saat ditemui di GK Rumentang Siang, Senin (15/1/2018).

Sebagai warga Bandung, Teater Sunda Kiwari ingin mengajak generasi masa kini untuk bisa berbahasa Sunda, tidak gengsi ketika berbicara bahasa Sunda.

Ingin memperkenalkan kembali budaya lokal Jawa Barat, itulah yang ingin disampaikan oleh Teater Sunda Kiwari.

Hal menarik lainnya adalah teater Sunda Kiwari juga memiliki acara festival drama bahasa Sunda.

Baca: Murid-murid SD di Rancaekek Ini Sudah Seminggu Belajar Sambil Menggunakan Masker, Ini Penyebabnya

Festival teater bahasa Sunda telah dilakukan sejak tahun 1990 dan terus berlangsung hingga saat ini, yaitu yang ke-18.

Dadi tak menyangka semakin lama perkembangan drama bahasa Sunda bukannya menurun, malah meningkat pesat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved