Piala Presiden

Akses Jalan dari Tol ke Stadion GBLA Ditutup

Sedangkan pintu gerbang stadion, menurut Bram, masih tentatif akan dibuka pukul berapa, melihat situasi dan kondisi.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
kompas
Stadion Gelora Bandung Lautan Api 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Akses dari tol langsung menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Pembukaan Piala Presiden, Selasa (16/1) ditutup.

General Koordinator Panpel Persib Bandung, Budhi Bram Rachman, para penonton khususnya bobotoh yang akan menyaksikan langsung laga perdana Persib Bandung menghadapi Sriwijaya FC diimbau menggunakan jalan alternatif lainnya.

"Tidak ada akses tol untuk langsung menuju GBLA, tol yang dulu sempat digunakan itu ditutup, jadi harus pakai jalan alternatif," ujar Bram di Hotel, Gran Tjokro, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin (15/1).

Dengan ditutupnya akses dari Tol Purbalenyi, untuk ke GBLA, masyarakat atau bobotoh, yang akan menyaksikan langsung pertandingan Pembuka Piala Presiden, dikatakan Bram, bisa melalui jalan alternatif, seperti jalan Cimincrang dan Gedebage.

Baca: Manchester United Pangkas Ketinggalan dari Manchester City Usai Permak Stoke City

Baca: Ini Perkembangan Terakhir Kasus Video Mesum Perempuan Dewasa dengan Anak di Bawah Umur

Baca: Tak Terima Ditahan, Fredrich Yunadi Ajak Advokat Indonesia Boikot KPK

"Selain itu saat masuk stadion penonton harus melewati metal detector, diminta kerjasama kepada bobotoh dan masyarakat umum yangakan menyaksikan agar tidak bawa jaket, backpak dan lainnya supaya bisa cepet masuk dan tidak terhambat," kata Bram.

Sedangkan pintu gerbang stadion, menurut Bram, masih tentatif akan dibuka pukul berapa, melihat situasi dan kondisi.

"Namun pukul 15.00 para penonton sudah harus masuk ke stadion, sebab pintu akan ditutup 10 menit setelah kick of," kata Bram.

Bram mengimbau, kepada seluruh bonotoh yang akan menyaksikan langsung laga bergengsi antara Persib menjamu Sriwijaya FC ke stadion, dilarang membawa senjata tajam, minuman keras, flare, petasan, laser dan lainnya.

"Jika ada yang kedapatan membawa barang-barang yang dilarang maka akan diamankan oleh pihak keamanan," kata dia.

Bram memaparkan, untuk bobotoh yang akan mendukung tim kesayangannya dipersilahkan untuk berkreasi, seperti membuat koreo dan lainnya.

"Berkreasi boleh asal jangan melakukan atau membawa hal yang dilarang," kata Bram.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved