Wow! Masyarakat Kabupaten Bandung Hasilkan 1.400 Ton Sampah Setiap Harinya
Dalam satu jiwa, pihak DLH Kabupaten Bandung menjelaskan, masyarakat menghasilkan 0,35 hingga 0,4 kilogram sampah dalam satu harinya.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Yudha Maulana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menyebutkan, setiap harinya masyarakat Kabupaten Bandung menghasilkan 1.400 ton sampah.
1.400 ton sampah tersebut dihasilkan oleh 3,6 juta jiwa masyarakat Kabupaten Bandung.
Dalam satu jiwa, pihak DLH Kabupaten Bandung menjelaskan, masyarakat menghasilkan 0,35 hingga 0,4 kilogram sampah dalam satu harinya.
Sampah-sampah tersebut yakni sampah rumah tangga, industri, rumah sakit, komersial, institusi, pasar, lahan terbuka dan sampah penyapuan jalan.
Baca: 11 Selebriti yang Terlibat Kasus Hukum Sepanjang 2017, dari Kasus Ujaran Kebencian Hingga Narkoba
Asep Kusumah mengatakan, lonjakan produksi sampah itu dikarenakan masyarakat masih menggunakan cara lama.
Cara lama tersebut yakni belum menerapkan pengelolaan di hulu dan kerap bergantung pada tempat pembuangan akhir (TPA).
Apa yang Persib Harapkan dari Eka dan Airlangga? Hingga 5 Pemain Dunia yang Diisukan akan ke Persib https://t.co/t49QUGMEQz via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 26, 2017
"Masyarakat biasa menumpukkan sampah di beberapa titik sambil menunggu pengangkutan oleh petugas," kata Asep saat ditemui di Cileunyi, Selasa (26/12/2017).
Akibat menggunakan cara tersebut, Asep mengatakan hal ini kerap terjadi penumpukan di beberapa tempat yakni sungai, jalan, dan jembatan.
Baca: Horor Nih, Ternyata Begini Kronologis Pengeroyokan Terhadap Pengemudi Ojek Online di Jalan Supratman
"Beban TPA semakin berat, kalau harus terus menggunakan cara lama," ujarnya.
Maka dari itu, untuk mengentaskan permasalaham ini pihaknya akan terus mengedukasi masyarkat untuk bijak terhadap produksi sampah.
"Kita galakkan pojok edukasi, supaya sampah bisa dikelola masyarakat," ujarnya.