Ini yang Dikatakan Jokowi Ketika Bertemu Dosen Pembimbingnya yang Galak di UGM
Saat dimintai kesan dan pesan untuk Fakultas Kehutanan UGM, Presiden Joko Widodo pertama kali menyebut nama guru pembimbing skripsinya
Kesempatan bertemu rekan-rekan dan alumni yang bekerja di kehutanan tak disia-siakan Presiden.
Dalam acara tersebut, Kepala Negara sekaligus menitipkan pesannya agar pengelolaan hutan di Indonesia dapat menjadi lebih baik.
"Saya satu setengah tahun lalu bertemu dengan Raja Norwegia. Beliau cerita ke saya bahwa di Norwegia kandungan tambang banyak sekali tetapi justru yang dikembangkan adalah sektor kehutanan. Hanya dari situ mereka bisa hidup menjadi negara dengan pendapatan yang sangat tinggi," ujarnya.
Baca: Dedi Mulyadi Beri Komentar Ini Soal Dilirik PDI Perjuangan di Pilgub Jabar
Presiden kemudian mencari tahu apa yang menyebabkan mereka bisa memperoleh pendapatan yang sangat tinggi hanya dari sektor perhutanan saja.
"Saya melihat dari hulu hingga hilir dikerjakan secara detail, yang kita tidak melakukannya. Mulai dari penanaman, pemeliharaan, dan penebangan semua dikerjakan dengan manajemen yang sangat detail sekali," ucap Presiden.
Ia kemudian menyinggung soal anggaran besar yang dimiliki oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
5 Tempat yang Mirip dengan Segitiga Bermuda, Banyak Kapal dan Pesawat Hilang Tanpa Jejak https://t.co/vw18Ki1Jd1 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 19, 2017
Dari anggaran yang besar itu, menurutnya, tidak ada yang membuahkan hasil berupa hutan jadi selain Hutan Wanagama (Yogyakarta) dan Hutan Getas-Ngandong (perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur).
"Artinya apa? Sebenarnya kita bisa. Anggaran di LHK itu besar sekali. Jika tidak kita bangun hutan-hutan itu, nanti hutan konservasi habis. Kita bisa tetapi tidak mau mengerjakan," ujarnya.
Presiden melanjutkan, saat berkunjung ke sejumlah wilayah Nusantara, ia menemukan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki lahan yang sangat subur.
Sayangnya, lahan-lahan tersebut ditelantarkan begitu saja.
"Kita harus blak-blakan, yang paling penting ke depan harus diperbaiki," kata Presiden.
Baca: Hal Mengerikan Ditemukan di Dalam Ponsel Milik Pria yang Terobos Istana Kepresidenan
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyinggung soal program Perhutanan Sosial untuk Rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/presiden-jokowi_20170713_191242.jpg)