Penuh Haru, Perjuangan Dian Sastro Mualaf dan Khatam Alquran, Ini Reaksi Ibunya yang Beda Keyakinan
Meski hidup dalam keberagaman, Dian mengaku bersyukur memiliki ayah dan ibu yang mendukungnya menjadi mualaf.
Penulis: Amalia Qisthyana Amsha | Editor: Amalia Qisthyana Amsha
TRIBUNJABAR.CO.ID - Artis peran Dian Sastrowardoyo sempat membagikan kisah inspiratif mengenai perjalanannya menjadi seorang mualaf.
Keputusan Dian Sastro mengucap syahadat dilakukannya pada 2006 silam, tepat pada malam peringatan Isra Mi'raj.
Kala itu popularitas Dian Sastro di dunia hiburan Tanah Air sedang meroket.
Sempat Ngaku Sudah Pisah dengan Taqy Malik, Salmafina Kembali Bikin Geger Usai Posting Kalimat Ini https://t.co/VmUkMKHDrb via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 16, 2017
Sehingga keputusannya menjadi mualaf menjadi perhatian publik dan diberitakan oleh berbagai media.
Perempuan kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 ini mengaku keputusannya memeluk Islam sudah datang dari jiwa.
Dian Sastro mengaku tak ada orang yang menyuruh atau membujuk untuk menjadi mualaf.
"Dari hatiku sendiri," ungkap Dian di depan awak media pada 2006 silam.
Perjalanan Dian menemukan jati diri dalam agama Islam erat kaitannya dengan perjalanan panjang sang ayah, Ariawan Sastrowardoyo.
Ariawan Sastrowardoyo juga pernah mengembara mencari jadi diri.
Meski hidup dalam keberagaman, Dian mengaku bersyukur memiliki ayah dan ibu yang mendukungnya menjadi mualaf.
Pengakuan Dian sempat dibagikan lewat akun instagramnya pada 2015.
Dian memosting sebuah foto saat ia sedang berusaha khatam Al Qur'an sebelum akad nikah.
Di sampingnya duduk perempuan paruh baya yang mengenakan kaca mata dan selendang di kepala.
Perempuan itu tak lain dan tak bukan ibu kandung Dian Sastro, Dewi Parwati Setyorini.
Dewi tampak begitu serius melihat Dian yang sedang membaca Al Qur'an di sampingnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dian-sastrowardoyo_20171216_145227.jpg)