Gempa di Jawa Selatan
Pasien Puskesmas Cipatujah Berhamburan Masih Terpasang Selang Infus, 1 Orang Tertimpa Genting
Satu pasien rawat inap di Puskesmas Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya tertimpa genting akibat gempa berskala 6,9 SR tadi malam.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Yulis Tribun Jabar
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID, TASIKMALAYA - Satu pasien rawat inap di Puskesmas Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya tertimpa genting Puskesmas saat gempa melanda kawasan Tasikmalaya dengan kekuatan 6,9 SR, Jumat (15/12).
Pantauan Tribun Jabar di ruang rawat inap puskesmas, atap jebol tepat berada di atas tempat tidur pasien.
Saat kejadian, pasien sedang terbaring.
Seorang pasien yang terluka bernama Rita (40) asal Desa Sindang Kerta, Kecamatan Cipatujah.
Baca: Ditanya Soal Pemain Diklat Persib, Mario Gomez: Cari Lapangan untuk Bikin Pemain Bagus
"Waktu itu di ruangan ini lagi pada tidur.Dari lima tempat tidur ada tiga pasien. Pas gempa, semua kebangun dan tiba-tiba pasien paling ujung kanan tertimpa genting dan reruntuhan batuan dari atap. Pasien perempuan menangkis genting dengan tangan sampai terluka," ujar Kokom (48), petugas jaga di Puskesmas Cipatujah ditemui di kantornya, Sabtu (16/12).
Seketika, semua psien rawat inap panik dan berhamburan.
Padahal, satu diantara mereka terpasang selang infus.
Situasi makin panik saat listrik di Puskesmas padam serta tidak ada penerangan sama sekali.
"Gempanya besar sekali, semua panik. Sampai mereka bangun dari tempat tidur. Menelpon keluarganya minta dijemput. Dan malam tadi juga tiga pasiennya pulang paksa," kata Kokom.
Baca: Daftar Kerusakan di Tasikmalaya Akibat Gempa 6,9 SR, Rumah Hingga Tempat Ibadah
Puskesmas Cipatujah berjarak kurang dari 10 km dari bibir Pantai Cipatujah. Puskesmas berada di dataran tinggi. Sehinga, fasilitas publik itu jadi tempat evakuasi warga.
"Warga dan pasien tadi malam langsung berkumpul di Puskesmas Cipatujah karena tempatnya di dataran tingi. Banyak sekali yang berkumpul di sini, semuanya tidur di luar karena takut terjadi gempa susulan," ujar Eman (56) petugas puskesmas lainnya.
Farida (40) perawat Puskesmas Cipatujah menambahkan tidak ada korban terdampak gempa yang datang ke Puskesmas. Hanya ada satu pasien yang terkena reruntuhan genting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/puskemas-cipatujah_20171216_125011.jpg)