Rabu, 13 Mei 2026

Ini Cara Unik dan Kekinian Ridwan Kamil, Agar Orang Tak Lagi Buang Sampah di Sungai

"Sekarang tuh orang takut viral, bukan takut ancaman fisik," ujar Ridwan Kamil yang terlihat mengenakan jas putih.

Tayang:
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Isal Mawardi
Ridwan Kamil di Manggala Siliwangi Bandung, Sabtu (16/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Penyebab utama kotor dan baunya Sungai Citarum karena banyak warga setempat membuang sampah ke sungai sepanjang 300 kilometer itu. Celakanya buang sampah sembarangan ini seolah telah menjadi budaya.

Terkait hal ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun mempunyai cara unik dan kekinian untuk membuat kapok para pembuang sampah sembarangan.

"Buat saja detektif lingkungan. Dengan bermodalkan smartphone, foto oknum pembuang sampah," ujar Ridwan Kamil, Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (16/12/2017).

Baca: 200 Orang dari Cirebon Siap Bergabung di Monas, Ramaikan Aksi Bela Palestina

Setelah itu, foto-foto oknum pembuang sampah akan dipajang di spanduk dan media sosial sehingga membuat malu dan kapok oknum yang bersangkutan.

"Sekarang tuh orang takut viral, bukan takut ancaman fisik," ujar Ridwan Kamil yang terlihat mengenakan jas putih.


Detektif Lingkungan ini telah diterapkan di Kota Bandung dan terbukti ampuh dalam mendisiplinkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hasil teranyar, Kota Bandung memperoleh Piala Adipura tiga kali berturut-turut semenjak diterapkannya detektif lingkungan.

Selain itu, pembuatan pipa di sepanjang sungai yang diapit dua rumah menjadi ide berikutnya yang ditawarkan oleh lulusan Arsitektur ITB itu.

"Memasang pipa raksasa di sepanjang sungai. Pipa itu yang akan menampung kotoran dari rumah ke rumah. Saya yakin sungai bisa menjadi lebih bersih," ujar Ridwan Kamil.

Pernyataan bapak dua anak itu bukan tanpa alasan, bagian besar pencemaran Sungai Citarum karena limbah rumah tangga. Selain itu karena banyaknya permukiman yang membelakangi sungai, sehingga limbah rumah tangga dilimpahkan ke sungai.

Eskavator pengaruk sampah menjadi ide terakhir yang ditawarkan oleh Ridwan Kamil. Saat ini, Kota Bandung telah memiliki 12 eskavator pengaruk sampah yang telah dioperasikan di setiap kecamatan.


Sulit Pindahkan Penghuni Bantaran Sungai

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved