Kamis, 30 April 2026

Pilgub Jabar

Golkar Jabar Kirim Surat ke DPP, Minta Rekomendasi ke Emil Dicabut, Dialihkan ke Dedi Mulyadi

Ridwan Kamil dan Mas Daniel ini bagaikan air dan minyak dengan para kader Partai Golkar di daerah.

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Kolase Tribun Jabar
Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - DPD Partai Golkar Jabar meminta DPP Partai Golkar segera mencabut surat keputusan dukungan untuk Ridwan Kamil (Emil) sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jabar 2018. Selain itu, DPD Partai Golkar Jabar pun meminta dukungan itu dialihkan ke Dedi Mulyadi sesuai hasil Rapimda DPD Partai Golkar 2017.

Saat dihubungi seusai rapat pleno DPD Partai Golkar Jabar, Jumat (15/12/2017), Sekretaris DPD Partai Golkar Ade Barkah Surahman mengatakan rapat pleno yang baru digelar tersebut memutuskan, DPD Partai Golkar Jabar menolak rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar dalam mengusung Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar 2018 dan memohon untuk segera menerbitkan rekomendasi yang baru kepada Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi.

Baca: Di Pilgub Jabar Nasdem Usung Ridwan Kamil, di Pilkada Purwakarta Nasdem Usung Istri Dedi Mulyadi

"Rapat pleno tadi mengingatkan kembali bahwa Partai Golkar Jabar sudah melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Karawang, yang waktu itu memutuskan satu-satunya calon gubernur adalah Dedi Mulyadi," kata Ade Barkah Surahman.


Menurut Ade, surat usulan dari DPD Partai Golkar Jabar akan diberikan kepada DPP Partai Golkar agar partai berlambang pohon beringin tersebut segera mencabut dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Sedangkan, surat tersebut dalam proses penyusunan dan akan segera dikirimkan secepatnya kepada DPP Partai Golkar.

"Saya akan segera sampaikan, kebetulan hari Senin ada Rapimnas dan suratnya sedang dibuat. Dan Senin akan kita sampaikan, kemudian tadi disepakati oleh pengurus bahwa hasilnya ini mengikat tidak bisa ditawar-tawar lagi," katanya.

Ade mengatakan selain berdasarkan hasil Rapimda, alasan DPD Partai Golkar Jabar mendesak DPP Partai Golkar mencabut dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018 karena sosok Wali Kota Bandung tersebut dinilai tidak sejalan dengan kader Partai Golkar di Jawa Barat.


"Karena selama ini, ketika setelah mendapat rekomendasi pasangan dari DPP, Ridwan Kamil dan Mas Daniel ini bagaikan air dan minyak dengan para kader Partai Golkar di daerah. Jadi kita sudah mencoba menjalankan rekomendasi DPP tetapi penolakan yang diputuskan di pleno hari ini adalah dari kader-kader di daerah," katanya

Penolakan terhadap keputusan DPP Partai Golkar yang merekomendasikan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018, katanya, ditunjukkan juga oleh para Ketua Partai Golkar di tingkat desa hingga kecamatan sejak beberapa bulan lalu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved