Mau Jadi Juara Lomba Bakiak Panjang, Ini Rahasianya
Bakiak ini terlihat pada perlombaan yang diikuti siswa tingat SD, SMP dan SMA se-Jawa Barat. Kunci sukses yakni otot kaki harus kuat
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Yulis Tribun Jabar
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Terbuat dari kayu panjang-ringan dengan tali pengikat dari ban karet bekas atau kulit serta bisa di pakai lima pemain dalam satu alas kaki.
Alat permainan itu biasa disebut dengan nama bakiak.
Namun pada jaman sekarang sulit untuk menemukan bakiak. Paling hanya muncul pada acara perlombaan tertentu.
Bakiak ini terlihat pada perlombaan yang diikuti siswa tingat SD, SMP dan SMA se-Jawa Barat.
Tepatnya pada acara Kejuaraan Olahraga Tradisional Piala Gubernur Jawa Barat di Pusat Pendidikan Perhubungan TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Rabu (13/12/2017).
Baca: Mulai 22 Desember, Truk Dilarang Melintas di Sejumlah Ruas Tol
Walaupun satu papan kayu panjang dipakai tiga orang, para pemainnya tampak lancar ketika berjalan selaras antara satu orang dengan yang lainnya.
Pada perlombaan itu disyaratkan dalam satu group tidak boleh terjatuh sebelum garis finish.
Jika terjatuh, maka terkena diskualifikasi atau game over bagi group tersebut.
Pemenang dalam permainan tradisional yakni ketika para peserta dalam satu group bisa mencapai garis finish dengan waktu tercepat tanpa jatuh dan keluar dari arena pertandingan.
"Ketika memainkan bakiak, pemainnya harus ada kekompakan agar bisa mencapai garis finish tanpa terjatuh, sehingga otot kakinya harus kuat," ujar Sarif hidayat pelatih bakiak asal Kabupaten Sukabumi saat ditemui Tribun Jabar di Pusat Pendidikan Perhubungan TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Rabu (13/12/2017).
Baca: Pujaan Hati Mau Pindah Rumah, Ilham Nekat Curi Celana Dalam Akhirnya Berurusan dengan Polisi
Selain itu, kata dia, pemainnya harus memiliki semangat yang tinggi. Jika tidak semangat, sekuat apapun fisik pemainnya, maka tidak akan bisa memainkan bakiak itu dengan baik.
Atas hal itu, ucapanya, para pemainnya harus rutin latihan selama tiga bulan, agar kekuatan otot kakinya kuat untuk menjaga keseimbangan ketika bermain.
"Untuk menjaga keseimbangan dan kekuatan, pemain fisiknya harus kuat pada bagian kaki, itu yang paling utama," kata Sarif.
Oleh karena itu, Sarif selalu menekankan kekuatan otot kaki kepada para anak asuhnya ketika melakukan latihan bakiak tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/peserta-lomba-bakiak_20171214_132331.jpg)