Sabtu, 11 April 2026

Fesyen

Kreativitas Anak Muda Ini Hasilkan Tas Tangan Cantik dan Ramah Lingkungan

Authentic merupakan produk paling laris. Material kayu ini, berlapis kerang mata tujuh yang dipoles khusus di Lombok dan Situbondo.

Editor: Kisdiantoro
DOK. PRIBADI
INDUSTRI KREATIF - Kreativitas sejumlah anak muda dari Institut Teknologi Bandung, menghasilkan produk fesyen unik bermaterial kayu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Widia Lestari

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tren produk bermaterial kayu, menginspirasi sejumlah anak muda ini menghasilkan kreativitas.

Kombinasi kayu, akrilik, dan kerang mata tujuh menyulap tas tangan wanita menjadi clutch yang unik dan menarik.

"Ciri khas produk ini adalah penggunaan kayunya. Kami menggunakan kayu reuse sehingga tidak merusak alam," kata Dania Arsella Rahman, mahasiswa ITB yang mencetuskan ide bisnis tas tangan berlabel Klache, Sabtu (10/12/2017).

Produk ramah lingkungan ini, menggunakan kayu pinus Jerman yang di jual di Bandung.

Ada tiga varian produk yang ditawarkan, yaitu authentic, urban, dan folks.

Authentic merupakan produk paling laris. Material kayu ini, berlapis kerang mata tujuh yang dipoles khusus di Lombok dan Situbondo.

Urban berupa clutch bermaterial kayu, berbentuk persegi. Produk ini berdesain unik dalam kombinasi dua warna.

Sementara itu, folks berupa hand bag berbahan kulit sintetis berkualitas premium. Produk ini berupa tas serut hitam berhiaskan aksesoris kayu.

Ketiganya berdesain cantik dan elegan. Material kayu yang mengkilap menambah kesan ekslusif dan elegan.

Untuk mempercantik tas ini, Dania dan rekannya menggaet temannya dari Faskultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB).

"Kami sempat gagal awalnya karena mendesain sendiri. Padahal kami nggak ada background desain. Setelah itu, kami kerjasama dengan teman dari FSRD," jelas Dania.

Saat itu, Dania dan timnya masih berkuliah semester empat, di Sekolah Bisnis dan Manajemen, ITB. Demi menuntaskan tugas kuliah ini, mereka tetap bertahan, meskipun gagal beberapa kali.


"Waktu gagal sempat down dan nggak memungkinkan ganti ide. Namun, saya yakin masih bisa berhasil, maka saya menyemangati tim saya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved