4 Pesan Oded kepada Warga yang Ingin Memulai Berbisnis
Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, berpesan kepada warga yang ingin berwirausaha untuk . . .
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dalam pidatonya ketika menghadiri sosialisasi program Kota tanpa Kumuh (Kotaku), Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, berpesan kepada warga yang ingin berwirausaha untuk menerapkan 4 sifat nabi.
"Pesan saya adalah ada 4. Kalau mau belajar jadi pengusaha, maka poin pertama yang harus diterapkan adalah bersikap sidiq (benar atau jujur)," ujar Oded M Danial, Balai Kota, Jumat (8/12/2017).
Menurutnya, tidak boleh terdapat dusta atau kebohongan sekecil apapun dalam berbisnis.
Jika ada dusta, kata Oded, niscaya Allah SWT akan mencabut rezeki telah diterima.
Baca: Angel Lelga Punya Mantan Suami Seorang Bupati? Foto ini jadi Buktinya
Sifat kedua yang harus dimiliki oleh calon pengusaha ialah amanah.
Sebagai pengusaha, setiap orang harus memiliki hubungan relasi yang baik antar pengusaha maupun customer.
Hubungan baik akan tercipta jika seseorang dapat dipercaya dalam mengemban tugas.
Polwan di Sumedang Ini Rombak Sepeda Motornya, Buat Simpan Buku Jadi Perpustakaan Keliling https://t.co/OR05dQD90s via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 9, 2017
"Lalu harus fathonah. Cerdas. Ilmu dapat diperoleh dari buku ataupun dengan berdialog dengan orang lain," ujar Oded.
Kecerdasan seorang pengusaha sangat mempengaruhi lama berdirinya suatu bisnis. Meskipun sering diterpa kendala dan masalah, namun kecerdasan pengusaha sangat menentukan apakah masalah dapat diatasi secepatnya atau tidak.
Terakhir, ialah harus memiliki sifat tablig (menyampaikan).
"Bagaimana kita berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat yang berhubungan dengan usaha kita," ujar Oded.
Ia berharap sifat-sifat diatas dapat dimiliki oleh orang-orang yang ingin memulai bisnisnya serta kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di Kota Bandung yang telah mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta per KSM dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memulai usaha.
Bantuan tersebut dialirkan dalam rangka untuk menjalankan program PPKM (Peningkatan Penghidupan Masyarakat berbasis Komunitas) milik Pemerintah Pusat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/oded-m-danial_20171208_165609.jpg)