Warga Resah, Bonek di Bandung Ngamen dan Minta-minta Uang Secara Paksa
Yusuf, Dadang, dan Abdul, menduga, sejumlah orang yang meresahkan warga itu bukan merupakan pendukung klub sepakbola. . .
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Oknum Suporter Persebaya atau yang biasa dikenal Bonek resahkan warga Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Yusuf Muharam (33), seorang petugas keamanan di kompleks Cempaka Arum Blok D, wilayah Kelurahan Rancanumpang, mengatakan, banyak warga yang melapor padanya.
"Banyak warga juga yang lapor sama saya. Beberapa orang yang memakai atribut klub sepak bola berwarna hijau itu katanya ada yang ngamen sampai maksa-maksa minta uang," ujarnya kepada Tribun Jabar, Selasa (21/11/2017).
Hal senada juga dikatakan oleh Dadang Suharjo (62) yang merupakan Linmas Kelurahan Rancanumpang dan Abdul Hamid (24) yang merupakan Trantib Kecamatam Gedebage.
Keduanya, mengatakan, akibat adanya laporan warga itu, puluhan personel Linmas dan Trantib dikerahkan untuk melakukan patroli di sekitar kompleks yang berada dekat Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Yusuf Muharam, mengatakan, puluhan pendukung klub sepak bola itu telah bermalam selama dua hari di Masjid Abu Bakar yang berada dekat dengan kompleks Cempaka Arum.
Akibatnya, banyak warga yang terganggu saat akan melaksanakan ibadah salat di masjid itu.
Pantauan Tribun Jabar, sekelompok bonek memang tersebar di berbagai titik di kompleks Cempaka Arum.
Sebagian berada di Masjid Abu Bakar. Sebagian lagi berada di emperan toko, rumah makan, dan jalan yang berada di kompleks itu.
Sebagai informasi, Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Gedebage akan digunakan sebagai tempat pertandingan PS Mojokerto Putra melawan Persebaya Surabaya.
Pertandingan akan dilaksanakan Selasa (21/11/2017) mulai pukul 15.00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bonek_20171121_135903.jpg)