Empat Kota di Indonesia Akan Terkena Dampak Mencairnya Es di Kutub
Pasalnya, menurut para ilmuwan, perputaran Bumi dan efek gravitasi akan membuat air dari gunung dan lapisan es menyebar ke seluruh dunia.
TRIBUNJABAR.CO.ID, LOS ANGELES - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA telah meluncurkan perangkat internet yang bisa memperkirakan kota-kota dunia yang terkena dampak mencairnya lapisan es.
Dengan peralatan itu bisa terlihat bagaimana perkiraan air yang mencair dari es itu terdistribusi secara global.
"Peralatan itu memberikan—untuk setiap kota—gambaran tentang gunung es, lapisan es, ataupun puncak es yang mana yang amat penting," tutur para peneliti.
Jadi, jangan menganggap karena Indonesia jauh dari kawasan gunung es, maka tidak akan terkena dampak dari mencairnya lapisan es di Kutub Utara atau Kutub Selatan.
Pasalnya, menurut para ilmuwan, perputaran Bumi dan efek gravitasi akan membuat air dari gunung dan lapisan es menyebar ke seluruh dunia.
Persib Ikut Ramaikan Perburuan Esteban Vizcarra dan Nick van der Velden https://t.co/cNtQ0IxixA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 20, 2017
Jakarta, misalnya, berdasarkan perkiraan para ilmuwan, akan terkena dampak peningkatan permukaan laut setinggi 1.713 milimeter.
Selain Jakarta, empat kota dan satu kawasan lain yang masuk dalam peralatan internet yang dikembangkan Laboratorium Propulsi Jet NASA di California itu adalah:
- Banda Aceh: peningkatan permukaan air laut 1,713 mm
- Jawa Timur: 1.766 mm
- Makassar: 1.764 mm
- Manado: 1.780 mm
- Jayapura : 1.747 mm
Laporan tentang predikisi peningkatan permukaan laut tersebut sudah diterbitkan di Science Advances.
"Sejalan dengan kota-kota dan negara-negara yang berupaya membangun rencana untuk mengurangi banjir, mereka harus berpikir 100 tahun ke depan jika ingin mengkaji risikonya dengan cara yang sama dilakukan perusahaan asuransi," kata Dr Erik Ivins.
"Peralatan baru ini memberikan cara bagi mereka untuk melihat lapisan es yang seharusnya paling mereka khawatirkan."
Video Dua Bocah Kendarai Motor Sambil Tunjuk-tunjuk Sempat Viral, Ini Kata Polisi https://t.co/WO1ZG4HRTk via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 21, 2017
Dengan peralatan itu, terlihat juga peningkatan permukaan air laut yang signifikan akibat dari perubahan di lapisan es di sebelah bagian barat laut Greenland.
Seorang ilmuwan lain, Dr Eric Larour, mengatakan, ada tiga proses utama yang mempengaruhi "jejak permukaan laut" atau istilah untuk pola perubahan permukaan laut di seluruh dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kutub_20170204_223530.jpg)