Kamis, 23 April 2026

Banjir di Kabupaten Bandung

VIDEO Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kabupaten Bandung

Hal itu diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dari Rabu (8/11/2017) sore hingga malam di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

Penulis: Yudha Maulana | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Yudha Maulana
Banjir yang datang pada Selasa (7/11/2017) malam merendam ribuan rumah di Kabupaten Bandung. Satu di antaranya di Kp. Bojongasih, Desa/Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Pada Rabu (8/11/2017) di Bojongasih genangan air rata-rata 20 cm-80 cm. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

TRIBUNJABAR.CO.ID, DAYEUHKOLOT - Banjir yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Bandung semakin meluas pada Kamis (9/11/2017).

Hal itu diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dari Rabu (8/11/2017) sore hingga malam di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, 1.567 rumah terendam banjir di Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot dan Kecamatan Bojongsoang hari ini. Sedangkan kemarin, banjir merendam 1.058 rumah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Tata Irawan, mengatakan tinggi muka air (TMA) paling tinggi berada di Kampung Cigosol RW 09 dengan TMA mencapai 10 - 150 centimeter.

Di Kecamatan Baleendah, total 329 rumah terendam.

Akibat Banjir di Baleendah ini, jalan Katapang-Andir yang menjadi jalur alternatif dari Dayeuhkolot ke Cibaduyut atau Soreang terputus.

Baca: 4 Marquee Player Ini Bernasib Miris pada Akhir Liga 1, Termasuk Michael Essien

Sebabnya, genangan air setinggi 90-110 centimeter merendam jalan tersebut. "Jalan Katapang- Andir tidak bisa dilewati," ujar Tata melalui pesan singkat kepada Tribun, Kamis (9/11/2017).

Kemudian di Dayeuhkolot, banjir terkonsentrasi di Desa Dayeuhkolot, sebanyak 1051 rumah terendam di wilayah ini.

Sebanyak 7 kepala keluarga (kk) dengan 19 jiwa dengan 2 balita dan 2 lansia mengungsi di Aula Kantor Desa Dayeuhkolot.

Kantor RW 2 pun dipergunakan untuk menampung 4 kk dengan 13 jiwa dan 1 lansia. Di Bojongsoang, hanya 50 rumah yang terendam.

"Tidaak ada korban jiwa hingga saat ini, BPBD mengaktifkan posko yang bertempat di Kecamatan Baleendah, assesmen berkala pun dilakukan ke lokasi titik banjir dan siaga untuk mengevakuasi warga," katanya.

Pantauan Tribun, Puskesmas keliling dari Kantor Kecamatan Dayeuhkolot membuka posko pengobatan di Kantor Desa Dayeuhkolot. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved