''Kode Keras'' Jokowi untuk Moeldoko di Resepsi Pernikahan Kahiyang Ayu
Ini justru mengisyaratkan ‘kebangkitan’ politik Moeldoko, mengingat namanya relatif 'tenggelam’
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko dipercaya Presiden Jokowi untuk mewakili keluarganya menyambut tamu undangan dalam perNikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
Sikap Jokowi ini pun dinilai memiliki pesan tersendiri.
Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendro Satrio, mengatakan meski tidak punya hubungan keluarga dengan Jokowi dan tidak menjabat Panglima TNI lagi, kepercayaan tersebut jadi bukti Moeldoko tetep memiliki kedekatan dengan kepala negara.
"Bahkan ini kode keras dari Jokowi yang akan meminang Moeldoko masuk Istana,” kata Hendro Satrio di Jakarta, Kamis (9/10/2017).
Anies Baswedan Diteriaki 'Huuuu' Oleh Ibu-ibu di Acara Nikahan Kahiyang-Bobby, Kenapa ya? https://t.co/1xtflunq5L via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 9, 2017
Hendro Satrio mengatakan Moeldoko sangat mungkin dilirik oleh Jokowi untuk memperkuat Istana untuk menghadapi isu toleransi dan keberagaman yang belakangan ‘dimainkan' pihak tertentu untuk menggoyang pemerintahan Jokowi.
"Bisa saja Moeldoko mengisi salah satu pos kementerian atau memimpin lembaga baru. Saya memperkirakan kemungkinan memimpin kementerian,” ujar Hendro Satrio.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, juga menilai kemunculan Moeldoko sebagai perwakilan keluarga Jokowi sebagai penanda bahwa sang jenderal itu tidak dilupakan oleh Panglima Tertinggi.
Baca: Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ketua KPK: Kami Belum Tahu Materi Laporannya
“Ini justru mengisyaratkan ‘kebangkitan’ politik Moeldoko, mengingat namanya relatif 'tenggelam’ usai pensiun dari orang nomor satu di TNI,” kata Ari Junaedi.
Bahkan, menurut Ari Junaedi, penunjukan Moeldoko bisa dibaca sebagai ketertarikan Jokowi terhadap sosok peraih Adhi Makayasa Akabri 1981 ini.
"Justru dari gestur Pak Moeldoko saya melihat ada semacam rencana penugasan dari RI- 1 untuk Moeldoko ke depannya. Bisa jadi ini terkait dengan ketidakharmonisan yang terbaca dari luar antara Presiden dengan Panglima TNI," urai Ari Junaedi.
WHU Kena Hukuman, Bobotoh pada PSSI: Rp 50 Juta dalam Bentuk Uang Atau Micin? https://t.co/udeM5FTlr8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 9, 2017
Mewakili keluarga Jokowi, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko memberikan sambutan di resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
Sebelumnya dalam kata sambutan mewakili keluarga Jokowi, Moeldoko mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada tamu undangan yang telah berbagi kebahagiaan di ‘istana hati’.