Telat Antar Anak ke Sekolah karena Adangan Banjir di Dayeuhkolot, Warga: Cape Begini Terus
Itu lantaran sepeda motor yang dikendarainya mogok saat berusaha menerjang banjir
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana
TRIBUNJABAR.CO.ID, DAYEUHKOLOT - Nova (30), warga Kelurahan/Kecamatan Baleendah tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah tepat waktu.
Itu lantaran sepeda motor yang dikendarainya mogok saat berusaha menerjang banjir di pertigaan Jalan Anggadireja, Baleendah, Rabu (8/11/2017).
Saat ditemui, Nova tengah melihat sepeda motornya yang sedang dicek oleh seorang lelaki yang mengenakan baju mekanik.
"Cape begini terus, ingin pemerintah secepatnya menangani masalah Citarum, anak saya sekolah di Zippur (sekitar 1 kilometer dari rumahnya)," kata Nova di dekat jembatan Dayeuhkolot.
Berisikan Sampo Hingga Kaca, Ternyata Ini Makna Suvenir di Acara Siraman Kahiyang Ayu https://t.co/OTbxg8un6v via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 7, 2017
Nova mengatakan biasanya banjir datang ketika hujan deras datang semalaman atau ada banjir kiriman dari wilayah Majalaya.
"Saya sempat berpindah-pindah kontrakkan biar enggak kebanjiran, banjir terus-terusan datang, anak mau sekolah jadi terganggu," katanya.
Pantauan Tribun, lalu lintas dari arah Dayeuhkolot sempat tersendat di depan pertigaan Anggadireja, sebagian pengendara nekat menerobos genangan air setingig betis orang dewasa.
Baca: Ups! Datang Pagi ke Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Setya Novanto Kepergok Nundutan
Sebagian lagi, berbelok ke arah Jalan Raya Dayeuhkolot-Banjaran.
Sebanyak 1.058 rumah di Kabupaten Bandung terendam oleh luapan Sungai Citarum, Sungai Cisangkuy, dan Sungai Cikapundung sejak Selasa (7/11/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Ribuan rumah tersebut, terbagi ketiga kecamatan yakni Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Tata Irawan, menyebut penyebab banjir karena curah hujan yang sangat tinggi dari sore hingga malam di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung sehingga tiga sungai tersebut meluap ke permukiman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir_20171108_113701.jpg)