Kuliner Bandung
Kali Ini Pujasera Martabak San Fransisco Bandung, Bikin Martabak 16 Rasa Kekinian
martabak ini dibagi menjadi 16 potong, kemudian diisi dengan 16 varian toping dengan rasa yang berbeda.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Beragam cara dilakukan oleh para praktisi kuliner untuk menarik banyak pelanggannya. Seperti yang dilakukan oleh Pujasera Martabak San Fransisco yang menyajikan kuliner unik dan kekinian.
Pujasera ini berlokasi di Jalan Burangrang No 43, Kota Bandung, letaknya persis di depan What's Up Cafe.
Dalam rangka menghadirkan konsep terbaru, Martabak San Fransisco turut menyajikan martabak yang kekinian loh. Cocok banget nih bagi Anda kawula muda yang ingin mencicipi kuliner unik di tempat mewah.
Baca: Deddy Mizwar Optimistis Partai Demokrat Bakal Turut Usung Dirinya
Martabak unik ini terdiri dari 16 macam varian rasa yang digabung dalam satu loyang. Martabak 16 rasa memiliki tampilan yang sesuai dengan namanya.
Yakni berbentuk layaknya pizza dengan ukuran cukup besar dan terdapat taburan aneka toping di bagian atasnya. Dalam sajiannya, martabak ini dibagi menjadi 16 potong, kemudian diisi dengan 16 varian toping dengan rasa yang berbeda.
Hanna Annisa Sudah Minta Maaf? Hingga Sosok Ini Bongkar Boroknya Vanessa Angel https://t.co/iTlJzmBCPl via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 27, 2017
16 varian tersebut di antaranya adalah greentea, coklat, tiramisu, keju, banana, plum keju, blueberry, chunkybar, strawbery forever, choban, taro, vanilla oreo, chetar, strawberry, marshmallow hazelnut, dan cheese.
Untuk komposisinya tidak jauh berbeda dengan martabak biasa, yakni terdiri dari campuran tepung terigu, telur, beaking soda, gula, mentega, dan Whysman (butter).
Buyung Haryanto, pemilik Maratabak San Fransisco menuturkan, martabak unyu ini hasil inovasi dari menu martabak sebelumnya, serta menarik minat anak muda.
TERPOPULER: Persib Sudah Kantongi Pemain Untuk Musim Depan dan 2 Klub yang Lolos ke AFC https://t.co/lUHKyI1DBd via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 27, 2017
"Pertama-tama kami bikin pizza itu dari empat rasa yang berbeda, terus dicoba bikin delapan rasa, berhubung masih kurang beragam, akhirnya kami membikinnya menjadi 16 rasa kekinian, agar anak-anak muda tertarik untuk mencicipinya," ujar Buyung kepada Tribun Jabar, Jumat (27/10/2017).
Untuk menghasilkan martabak unyu yang lezat, Buyung mengaku, memasaknya harus menggunakan cetakan (loyang) khusus martabak tanpa campuran mentega.
Hal ini dilakukan agar martabak bisa tercetak sempurna, matangnya merata, dan tidak lengket.