Penting Nih, Kenali Tanda-tanda Bakal Terjadinya Angin Puting Beliung, Plus Cara Mengatasinya

Stasiun Geofisika Bandung pun memberikan antisipasi kepada Anda untuk meminimalisasi atau bahkan menghindari kerusakan

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ichsan
tribunnews
Angin Puting Beliung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Angin puting beliung yang memiliki efek merusak lingkungan, dapat terjadi secara tiba-tiba dalam waktu 5-10 menit. Kejadiannya pun bisa berlangsung antara siang dan sore menjelang malam.

Stasiun Geofisika Bandung, melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, belum lama ini, menjelaskan mengenai gejala awal terjadinya angin puting beliung.

Saat akan terjadi angin puting beliung, pada pagi hingga siang hari, udara terasa gerah, panas, atau sumuk.

Baca: Dedi Mulyadi Dekati Warga di Kandang Ridwan Kamil, Sampai Peluk Pengiris Singkong di Panggung

Kemudian, jika melihat ke langit, akan ada pertumbuhan awan putih bergerombol berlapis-lapis yang biasa disebut sebagai awan Cumulus.

Di antara awan itu, ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi, bentuknya menyerupai bunga kol.


Kemudian, tiba-tiba, warna awan akan berubah dari putih ke hitam pekat, atau biasa disebut awan Cumulonimbus.

Angin kencang pun akan bertiup mengoyangkan ranting pohon dan daun secara cepat. Saat itulah akan muncul angin puting beliung.

Masyarakat diimbau agar waspada pada fase pembentukan awan hingga fase awan punah selama kurang lebih satu jam.

Puting beliung merupakan dampak ikutan awan cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan Cb akan menimbulkan angin puting beliung.

Pusaran puting beliung mirip belalai gajah atau selang penyedot debu.

Stasiun Geofisika Bandung pun memberikan antisipasi kepada Anda untuk meminimalisasi atau bahkan menghindari kerusakan yang ditimbulkan oleh angin puting beliung.


Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved