Figur Soekarno Begitu Penting di Kota Ini, Namanya Diabadikan Jadi Nama Masjid
Selain itu, banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang sangat indah di pandang, peninggalan masa lalu ada di kota ini.
TRIBUNJABAR.CO.ID, ST PETERSBURG- Indonesia? Ya, Mr Soekarno. Begitu penuturan seorang warga St Petersburg saat pertama kali menyapa.
Tak berlebihan saat hampir mayoritas warga yang tinggal di kota tercantik di dunia ini begitu mengenal Soekarno, Presiden pertama Inonesia.
Nama Soekarno begitu dikenal terutama bagi kalangan tua di kota ini.
Dalam berbagai literatur, banyak mengungkap peran bapak bangsa, Soekarno di Kota kedua terbesar di negara Rusia ini.
Pemain Persib Bandung Terkurung di Stadion Andi Mattalata Matoangin https://t.co/PIemw92Tq4 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 14, 2017
Wakil Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Lasro Simbolon mengungkap, Soekarno atau Bung Karno namanya, begitu diingat di kota ini.
Kurang lebih, ada 20 juta warga muslim di Rusia beragama Islam sehingga figur Soekarno menjadi begitu penting, termasuk di St Petersburg. "St Petersburg, kota yang sangat pluralis," kata Lasro.
Diceritakan dalam sejarah, saat perang dunia kedua di tahun 1940, pemerintah Rusia ketika itu, Uni Sovyet, Mesjid St Petersburg -kini lebih dikenal Masjid Soekarno-, dijadikan tempat penyimpanan tempat untuk menaruh obat-obatan, dan dijadikan gudang.
Baca: Head to Head Persib Bandung Vs PSM Makassar, Pangeran Biru Lebih Unggul
Namun, atas permintaan Soekarno saat berkunjung ke Rusia, pada tahun 1956, Masjid Agung St Petersburg yang dulu bernama masjid Agung Leningrad, dikembalikan fungsinya, dikembalikan kegiatan umat muslim setempat.
"Blue Mosque, seakan mendekatkan Rusia dengan Indonesia karena peran penting Soekarno saat itu. Masjid yang satu-satunya tidak ditutup oleh pemerintah Sovyet saat itu, atas permintaan Bung Karno," sejarawan yang juga politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menjelaskan.
Terpaut Usia 18 Tahun, Ternyata Wanita Ini Dipacari oleh Penyanyi Indonesia yang Berstatus Duda https://t.co/7fW1DbtFZd #TribunJabar pic.twitter.com/NQ79DLhk4r
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 14, 2017
Fadli bercerita, Blue Mosque atau Masjid Biru diyakini mengikuti desain dari makam Timur Lenk atau dikenal Amir Temur.
Timur Lenk adalah seorang tokoh yang sangat terkenal di Rusia pada abad ke 14. Blue Mosque juga diyakini menjadi masjid terbesar di eropa di luar Turki.
Di Kota St Petersburg Blue Mosque memang menjadi salah satu bangunan penting.
