Eksklusif Tribun Jabar

EKSKLUSIF: Situs Kendan Terancam Hancur, Penambang Ubah Gunung Jadi Tebing-tebing

Bekas-bekas galian di Gunung Sanghyanganjung, tempat Raja Kendan, Resi Guru Manikmaya, dimakamkan, tersebar di mana-mana.

EKSKLUSIF: Situs Kendan Terancam Hancur, Penambang Ubah Gunung Jadi Tebing-tebing
TRIBUN JABAR/DIAN NUGRAHA RAMDANI
Wa Ikim (75), Juru Kunci Situs Kerajaan Kendan di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, menyaksikan gundukan batu kendan yang muncul akibat galian di kaki Gunung Sanghyanganjung, Kamis (28/9/2917). Sanghyanganjung adalah lokasi situs kerajaan Kendan berada. 

Laporan Tim Liputan Tribun Jabar

TRIBUNJABAR.CO.ID, NAGREG- Kawasan situs Kerajaan Kendan di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, terancam hancur akibat penambangan atau pengerukan gunung untuk keperluan lain.

Bekas-bekas galian di Gunung Sanghyanganjung (900 meter di atas permukaan laut), tempat Raja Kendan, Resi Guru Manikmaya, dimakamkan, tersebar di mana-mana.

Penambangan batu dan pasir membuat sebagian gunung berubah menjadi tebing-tebing setinggi 20 meteran yang terlihat seperti sarang semut raksasa, terkikis di sana-sini.

Beberapa malah sudah seperti cangkang kerang besar yang hijau kecokelatan karena diselimuti rumput dan lumut.

Tak jauh dari "sarang-sarang semut", sepenggal tanah gunung juga sudah terlihat rata, dikeruk untuk dijadikan lokasi pendirian kandang ayam.

Baca: Siap-siap Cari Transportasi Alternatif! Sopir Angkot di Bandung akan Mogok Massal 4 Hari

Di kaki gunung, sekitar dua hektare lahan juga sudah dikupas, hingga yang tampak hanya hamparan batu yang menyembul.

Kawasan Kendan, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Bandung, sejak lama memang sudah dikenal sangat kaya akan batu obsidian.

Halaman
12
Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved