Rabu, 22 April 2026

Melihat Bagian Dalam Tank AMX-30, Satu Peluru untuk 1.000 Orang

Ruangannya pun tidak terlalu luas. Luasnya hanya sekira 2 X 3 meter saja, dengan tinggi sekira 1,5 meter.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ravianto
yongky yulius/tribun jabar
Tank AMX-30 milik Batalyon Artileri Medan 4 Kodam III Siliwangi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dari kejauhan, tampak sebuah kendaraan tempur yang memiliki moncong senjata dengan panjang dua meter itu sedang dikerumuni oleh orang.

Kendaraan tempur lapis baja berwarna cokelat ini terlihat sedang dinaiki dua perempuan berseragam putih, didamping oleh anggota TNI.

Tribun Jabar pun mencoba untuk mendekati kendaraan tempur itu.

Ya, barulah diketahui dari dekat jika kendaraan gagah ini adalah sebuah tank baja yang memuat meriam 105 MM.

Interior tank AMX-30 milik Kodam Siliwangi
Interior tank AMX-30 milik Kodam Siliwangi (yongky yulius/tribun jabar)

Berdasarkan keterangan yang terpampang di sampingnya, kendaraan tempur ini memiliki nama lengkap 150 MM HOW L-30 Type 20 (AMX).

Sertu Galih Suryadinata dari Batalyon Artileri Medan 4 Kodam III Siliwangi mengatakan jika kendaraan tempur ini dibawa oleh batalionnya untuk dipamerkan pada pameran alutsista Kodam III Siliwangi menyambut HUT TNI ke-72 pada Selasa (3/10/2017) dan Rabu (4/10/2017).

"Kendaraan tempur tahun 1963 ini dioperasikan jika diminta bantuan. Ini akan menembak sesuai dengan titik koordinat yang telah ditentukan," ujar Galih, kepada Tribun Jabar, di lokasi pameran alutsista, di pelataran parkir Trans Studio Mal Bandung.

Interior tank AMX-30 milik Batalyon Artileri Medan 4 Kodam III Siliwangi.
Interior tank AMX-30 milik Batalyon Artileri Medan 4 Kodam III Siliwangi. (yongky yulius/tribun jabar)

"Menembaknya dari jauh. Makanya ada istilah, satu peluru untuk seribu orang karena daya ledaknya dahsyat."

Galih pun menunjukan kondisi di dalam kendaraan tempur buatan Prancis ini melalui bagian belakang.

Di dalam, warna bajanya didominasi oleh warna putih. Hanya meriamnya saja yang memiliki warna hitam.

Ruangannya pun tidak terlalu luas. Luasnya hanya sekira 2 X 3 meter saja, dengan tinggi sekira 1,5 meter.




Di sebelah kiri, terdapat sebuah tabung berwarna merah yang memiliki panjang sekira setengah meter.

Kemudian, di sebelah kanan, juga terdapat tabung berwarna merah alat pemadam api ringan berukuran kecil.

Walaupun umurnya sudah puluhan tahun, namun kondisi di dalam kendaraan tempur ini masih tampak bersih dan terawat. Tidak ada karat sedikit pun.
Pengemudi dari kendaraan tempur ini, kata Galih, tidak berada di belakang. Melainkan di depan.

Jadi, pengemudinya akan masuk melewati bagian depan yang persis berada di bawah kiri moncong senjata meriam.
Di dalam, personel akan berbagai peran. Ada yang menjadi pengemudi, pengendali meriam, pembawa amunisi dari bawah, pengisi amunisi, dan pembantu.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved