Murid TK Kumpulkan Sampah, Lalu Orang Tua Kreasikan Sampah Jadi Barang Seni
Sebuah botol bekas sirup menjadi media lukis yang kemudian ditambahkan hiasan dari kain perca.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kreativitas dapat membuat sampah menjadi barang bernilai seni dan ekonomi.
Itulah yang dapat menggambarkan kegiatan orang tua murid TK Husnul Khotimah, RW 09, Kelurahan Gumuruh, Kota Bandung yang sering membuat berbagai barang bernilai seni dari bahan bekas atau sampah.
"Setiap Kamis, anak mengumpulkan sampah, anak-anak bawa sampah. Terus orang tua siswa mengkreasikannya," ujar Siti Maemunah, guru TK Husnul Khotimah saat memamerkan kreasi para orang tua siswa tersebut di Gumuruh Festival, Sabtu (23/9/2017).
Baca: Patut Dicoba Nih, Lembut dan Gurihnya Sajian Nasi Tim Ayam Sizi Cabang Buahbatu
Kreasi pertama yang dibuat adalah botol hias.
Sebuah botol bekas sirup menjadi media lukis yang kemudian ditambahkan hiasan dari kain perca.
Botol ini dijual seharga Rp 25 ribu per botol.
5 Fakta Aris Wahyudi Pemilik https://t.co/EjjMG06q64 dan Ayah Dicibir Biarkan Anaknya Kepanasan https://t.co/1irRaYlrcr via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 25, 2017
Kreasi kedua adalah bunga.
Bunga ini dibuat berbahan dasar kain perca yang kemudian diolah dan dirangkai menjadi seperti bunga.
Harga jualnya beragam, tergantung pada tingkat kesulitannya.
Kreasi yang ketiga ada bando.
Bando ini dihias oleh kain bekas sehingga terlihat makin cantik.
Punya Skill Berkelas, Evan Dimas Diminta Gabung Persib Bandung Musim Depan https://t.co/cTN92JjCEw via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 25, 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/botol_20170925_154941.jpg)