Selasa, 14 April 2026

Wanita Pencipta Kantong Lipat Inovatif Ini Terhambat dalam Hal Promosi

"Saya sudah buka di media sosial. Tapi saya gaptek. Jadinya tidak bisa saya maksimalkan. Saya juga ingin buka website ke depannya," ujar Tini.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/YONGKI YULIUS
Tini Laelasari (37), perempuan asal Kiaracondong Bandung yang menciptakan produk serba dilipat. Ia memamerkan produknya di Bazar Pekan UKM 2017 di halaman Balai Kota Bandung. Jumat (22/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Saat seseorang memutuskan menjadi pengusaha, tentunya juga akan ditemui berbagai macam kendala. Hal itulah yang juga dirasakan oleh Tini Laelasari (37).

Perempuan Asal Kiaracondong ini sudah hampir setahun yang lalu memiliki usaha produk serba dilipat.

Saat ini, produknya tengah ia pamerkan di Bazar Pekan UKM 2017 di halaman Balai Kota Bandung mulai Kamis (21/9/2017) sampai Minggu (24/9/2017).

Kepada Tribun Jabar, Jumat (22/9/2017), di lokasi Bazar, Tini mengaku, kendala paling besar yang menjegal usahanya adalah dalam hal promosi.

"Kendala paling besar ya dalam hal pemasaran," ujar Tini.

Meskipun usahanya sudah berjalan satu tahun, namun Tini mengaku omzetnya dalam sebulan belum menentu.

Alasannya, Tini mengatakan, masih banyak orang yang belum mengenal mengenai produknya.

Tini pun mengaku sudah mencoba pemasaran lewat internet. Namun, karena ia tidak terlalu paham tentang teknologi informasi, akhirnya ia tidak bisa memaksimalkan peran internet itu.

"Saya sudah buka di media sosial. Tapi saya gaptek. Jadinya tidak bisa saya maksimalkan. Saya juga ingin buka website ke depannya," ujar Tini.

Akhirnya, jalan satu-satunya yang ditempuh Tini untuk mengenalkan produknya adalah dengan mengikuti bazar.

Kata Tini, ia baru pertama kali mengikuti bazar di Bazar Pekan UKM 2017 di halaman Balai Kota Bandung.

"Ini saja saya baru pertama kali mengikuti bazar. Hitungannya saya telat daftar. Sewa stannya Rp 200 ribu per hari," ujar Tini.

Melalui bazar itu, Tini pun berharap produknya dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Sebagai informasi, Tini, bersama temannya yang merupakan penjahit, Rini (48), membuat tikar lipat, tas ransel lipat, tas belanja lipat, tas traveling lipat, dompet lipat, dan masih banyak lagi.

Produk Tini Laelasari di Bazar Pekan UKM 2017 di halaman Balai Kota Bandung. Jumat (22/9/2017).
Produk Tini Laelasari di Bazar Pekan UKM 2017 di halaman Balai Kota Bandung. Jumat (22/9/2017). (TRIBUNJABAR.CO.ID/YONGKI YULIUS)
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved