Petugas Pemadam Kebakaran yang Terluka Saat Bertugas Belum Memungkinkan untuk Operasi
Hingga saat ini Imam masih mendapatkan perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) lantai dua.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kondisi kritis Imam Taufik Hidayat yang merupakan tim rescue Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar) PB Kota Bandung, untuk saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (13/9/2017).
Hingga saat ini Imam masih mendapatkan perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) lantai dua.
Imam merupakan sahabat Almarhum Trisna Supriatna yang meninggal saat memadamkan api dalam insiden kebakaran di Gudang Tekstil milik CV Sandang Sari di Jalan AH Nasution, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Senin (11/9/2017).
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengatakan untuk saat ini kondisi Imam belum kunjung membaik, sehingga untuk menjalankan operasi harus menunggu keputusan dari tim dokter RSHS.
Menikah dengan Seorang Duda Ternyata adalah Impian Laudya Cynthia Bella,Begini Pengakuan Sahabatnya https://t.co/2fqq6NGLXv via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 13, 2017
"Tadi kata tim dokter untuk operasinya tidak bisa dilaksanakan sekarang karena kondisinya sudah tidak memungkinkan," ujar Ferdi Ligaswara di RSHS Bandung, Rabu (13/9/2017).
Menurutnya, kondisi Imam belum kunjung membaik karena mengalami pendarahan pada bagian kepala, luka dibagian paru paru serta patah kaki sebelah kanan.
Hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan Imam akan dioperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/imam-taufik-hidayat-di-rshs-bandung_20170913_160014.jpg)