Kebakaran Gudang Kain

Kebakaran di Pabrik Tekstil Diduga Berasal dari Batubara

Namun, lokasi penyimpanan yang paling banyak batubaranya memang berada di dekat gudang penyimpanan kain.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Dian Nugraha Ramdani
Gedung pabrik tekstil CV Sandang Sari di Jalan Ahmad Haris Nasuttion, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, yang roboh pascaterbakar, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Seorang warga yang juga merupakan karyawan di pabrik tekstil Sandang Sari, Jalan AH Nasution Nomor 105a RT 01 RW 04, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Mandalajati, Bandung, menduga api kebakaran berasal dari batubara.

"Ada yang bilang dari korsleting listrik. Tapi tidak mungkin. Saya kerja di situ (pabrik tekstil lokasi kebakaran), kemungkinan dari batubara," ujar B, kepada Tribun Jabar, di pemukiman warga yang berada dekat lokasi kebakaran, di Kampung Tagog 2, Mandalajati, Bandung.

Di pabrik itu, kata B, batubara digunakan uapnya untuk menggerakkan mesin produksi.

Menurut B, lokasi penyimpanan batubara di pabrik itu, ada di dua titik.

Namun, lokasi penyimpanan yang paling banyak batubaranya memang berada di dekat gudang penyimpanan kain.

Batubara itu, lanjut B, harus diperiksa secara berkala dan diusahakan berada dalam kondisi yang sejuk.

Apalagi musim kemarau seperti ini, menurut B, pada batubara yang kepanasan karena pengaruh suhu dalam ruangan bisa muncul api.

B menambahkan, api pada batubara akan sangat sulit dipadamkan, apalagi tumpukan batubara jumlahnya sangat banyak.

Selain itu, B pun mengatakan jika dulunya, batubara di pabrik itu akan disimpan dekat dengan pemukiman warga Kampung Tagog 2.

Baca: Bayi Debora Meninggal, Mendagri: Rumah Sakit Hanya Pikirkan Uang dan Uang

Baca: Laga Lawan Borneo Dimajukan, Persib Bandung Hadapi Rekor Buruk Bermain Sore

Beruntung, penyimpanan batubara dipindahkan ke lokasi sekarang yang berada berdekatan dengan gudang penyimpanan kain yang terbakar.

B menambahkan, jika kebakaran itu berasal dari korsleting listrik, pabrik itu memiliki sistem pengamanan yang mumpuni.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved