Warga Antapani Wetan Bandung Alami Krisis Air Bersih
Sonny Salimi mengatakan, pembagian air bersih oleh PDAM, adalah Gratis.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kota Bandung selama beberapa minggu terakhir jarang diguyur air hujan.
Musim kemarau adalah penyebabnya.
Siang hari, cuaca hampir selalu cerah. Terik matahari seperti tak pernah absen menyengat, membuat hawa di Kota Bandung juga semakin panas.
Kemarau panjang rupanya juga berimbas pada beberapa aspek penting kehidupan warga Bandung, yakni air bersih.
Situ Cileunca, yang merupakan sumber bahan baku air PDAM Tirtawening sedang surut.
Imbasnya, beberapa daerah di Kota Bandung pun mengalami krisis air bersih dari PDAM.
Tidak terkecuali dengan Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung.
Daerah itu juga mengalami krisis air bersih kiriman dari PDAM.
Siti Sugianti dan Gugum Mulyana yang merupakan warga di Jalan Sindangsari III, Kelurahan Antapani Wetan, kepada Tribun Jabar pada Selasa (5/9/2017), mengaku tidak mengetahui mengapa daerahnya krisis air bersih.
"Saya tidak tahu sih penyebab air ledeng (PDAM) di rumah saya nggak mengalir," ujar Gugum Mulyana.
Hal yang serupa juga dikatakan oleh Siti Sugianti.
Meskipun dari tahun ke tahun sudah sering mengalami krisis air bersih, namun Siti Sugianti juga tidak mengetahui penyebabnya.
PDAM Bagikan Air Bersih
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung mendistribusikan air bersih di sejumlah Daerah di Kota Bandung, Senin (4/9/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kawasan-antapani-wetan-kota-bandung_20170905_144932.jpg)