Jumat, 5 Juni 2026

Persib Bandung

Tak Disangka ! Bobotoh Cilik yang Cantik Ini Cinta Persib Sejak Usia 2 tahun

Menurut perempuan berkulit putih ini, kecintaan Zahra kepada Pangeran Biru semakin menjadi hingga masuk SD. Seringkali Zahra . . .

Tayang:
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Dedy Herdiana
ISTIMEWA
Al-Zahra Sukmarengganis Saputra (6), Bobotoh cilik asal Ujungberung yang telah mencintai Persib sejak usia 2 tahun yang meminta difoto kepada ibunya Neneng Saputra seusai membeli atribut Persib Bandung. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Wanti Puspa

TRIBUNJABAR.CO.ID,BANDUNG - Cantik, murah senyum, dan kritis itulah Al-Zahra Sukmarengganis Saputra (6).

Siapa sangka dibalik wajah cantiknya, Zahra yang sudah duduk di kelas tiga Sekolah Dasar ini sangat mencintai Persib Bandung.

Sejak masih berada di playgroup, putri bungsu dari pasangan Hendri Setiawan Saputra dan Neneng Saputra ini telah mulai mencintai olahraga yang begitu populer di dunia ini.

Al-Zahra Sukmarengganis Saputra (6), Bobotoh cilik asal Ujungberung yang telah mencintai Persib sejak usia 2 tahun yang meminta difoto kepada ibunya Neneng Saputra seusai membeli atribut Persib Bandung.
Al-Zahra Sukmarengganis Saputra (6), Bobotoh cilik asal Ujungberung yang telah mencintai Persib sejak usia 2 tahun yang meminta difoto kepada ibunya Neneng Saputra seusai membeli atribut Persib Bandung. (ISTIMEWA)

Neneng mengatakan kecintaan putrinya semakin menjadi ketika melihat ayahnya Hendri Setiawan selalu menonton pertandingan Persib Bandung melalui televisi.

Baca: Selain Nike Bazaar, Diskon Burger Ini pun Berujung Rusuh. Saling Injak Demi Burger Seharga 2 Ribu

"Suka Persib dari kecil, saat tahu tentang bola usia 2 tahun ketika sudah masuk playgroup. Ditambah suami kalau nonton tidak mau diganggu, anak makin penasaran. Disitu Zahra mencari tahu dan sampai sekarang suka banget," ujar Neneng Saputra kepada TribunJabar.co.id, melalui pesan singkat, Senin (28/8/2017) sore.

Menurut perempuan berkulit putih ini, kecintaan Zahra kepada Pangeran Biru semakin menjadi hingga masuk SD.

Seringkali Zahra sampai harus menangis dan merengek meminta izin supaya dapat menonton pertandingan di stadion.

"sukanya sampai nangis, merengek terus kalau enggak diikuti. sampai hrs kudu nonton di studio walaupun ayahnya penuh perjuangan utk menyakinkan zahra agar nonton di tv aja agar tdk bahaya," tambah Neneng.

Meski akhirnya Zahra pun menurut,namun Neneng dan Hendri tetap harus mengobati kekecewaan sang anak dengan mengantarnya membeli semua atribut persib.

Atribut Persib yang dibeli pun beragam ada topi, syal, dan jersey

Apapun akan Neneng lakukan agar putri kecilnya tetap aman.

"Iya dengan berat hati dan sambil marah, untuk mengobati tidak nonton di studio beli semua perangkat persib dan di rumah bermain bola dgn gaza (kknya) dan suami di depan rumah sambil menunggu persib tayang di tv," ujar Neneng.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved