Rabu, 8 April 2026

Persib Bandung

Pedagang Jersey Persib Ini Rindu Kehadiran Bobotoh di Stadion, Berikut Alasannya

Sanksi lima kali larangan masuk stadion bagi bobotoh ternyata juga membuat sedih para pedagang baju Persib yang . . .

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Dedy Herdiana

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sanksi lima kali larangan masuk stadion bagi bobotoh ternyata juga membuat sedih para pedagang baju Persib yang berjualan di sekitar Stadion Si Jalak Harupat.

Kini mereka seakan merindukan kehadiran bobotoh di stadion, setiap kali Persib berlaga.

Pasalnya kehadiran bobotoh di stadion itu diakui para pedagang sangat berpengaruh pada barang dagangannya.

Baca: Ini Video Momen Menarik 6 Gol Persib Bandung Saat Tekuk Persegres Gresik United

Ditemui Tribun Jabar, Zaenal Arief yang berjualan baju Persib di pelataran Stadion Si Jalak Harupat mengaku, pendapatanya berkurang setelah Persib terkena sangsi.

"Berpengaruh sekali kang sanksinya, penjualan saya turun drastis, malah bisa sampai 70 persen penurunanya," ujar Zaenal Arief, Minggu (20/8/2017).

Ia mengatakan, selama ini bisa menjual hingga 40 baju setiap kali Persib bertanding.

Namun selama dua pertandingan terakhir baju yang dijual tidak sampai setengahnya.

"Saya bawa barang dagangan sekira 90 sampai 100, waktu lawan PS TNI saja yang kejual 11 buah saja," ujar Zaenal Arief.

Ketika laga melawan Persegres kemarin pun, barang yang terjual hinggal pukul 16:30 WIB baru 6 buah saja.

Berbeda ketika bobotoh diperkenankan untuk datang ke Stadion, biasanya sehari bisa terjual 40 baju.

Pria yang juga berjualan di Pasar Baru itu juga berharap, bobotoh bisa lebih dewasa lagi dalam mendukung Persib.

Sebab yang rugi bukan saja Persib dan bobotoh nya, tetapi pedagang sepertinya akan merasakan dampak buruknya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved