Ibadah Haji dan Kurban
Sapi Sumbawa di Bandung Sepi Peminat
Menurut Muhammad Toni, sapi asli Sumbawa yang rata rata beratnya mencapai. . .
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Menjelang Iduladha 1438 H, peminat sapi potong asli Sumbawa yang baru mulai dijual tahun ini di Jalan Soekarno Hatta No.748, Cimenerang, Gedebage, Kota Bandung, masih terbilang rendah.
Muhammad Toni, seorang pedagang sapi asal Sumbawa mengatakan, untuk tahun ini masih banyak orang yang memburu sapi Jawa.
"Untuk tahun ini penjualan sapi asli Sumbawa masih rendah, pembeli masih lebih memilih sapi Jawa," ujar Muhammad Toni kepada TribunJabar.co.id di Jalan Soekarno Hatta, Minggu (20/8/2017).
Menurutnya, pembeli sapi potong lebih memilih sapi Jawa karena harganya lebih murah ketimbang sapi Sumbawa.
Sapi Sumbawa rata rata memiliki bobot tujuh kuintal dijual dengan harga Rp 43 juta, sedangkan sapi yang berbobot sedang sekira 3,5 kuintal, dijual dengan harga Rp 21 juta.
Menurut Muhammad Toni, sapi asli Sumbawa yang rata rata beratnya mencapai tujuh kuintal, harganya masih mahal, sehingga tidak terjangkau untuk sebagian besar masyarakat yang ingin memotong sapi kurban.
"Namun, walapun harga sapi asli Sumbawa terbilang mahal, tetapi kualitas dagingnya memiliki tingkat kolestrol yang rendah," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sapi-sumbawa_20170820_193411.jpg)